
Nikita Mirzani saat meet and greet The Naked Nikita di Senayan City, Jakarta, Jumat (2/2).
JawaPos.com - Sebagai vote gahther, artis atau selebriti biasanya akan kebanjiran tawaran manggung jelang masa kampanye dalam gelaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018. Hal itu ternyata juga dirasakan artis seksi Nikita Mirzani.
Pemain film Comic 8 ini mengaku sudah banyak tawaran yang masuk untuk menjadi MC (Master of Ceremony) atau pembawa acara dalam sejumlah kampanye di luar kota.
"Banyak, banyak (tawaran mengisi kampanye). Ini udah mulai masuk bulan Maret, banyak. Udah ke Tegal, Banjarmasin, udah semua kota," kata Nikita Mirzani saat ditemui di Senayan City, Jakarta, Jumat (2/2).
Ditanya mengenai kenaikan tarif, tanpa malu-malu atau menutupi, janda dua anak ini mengaku memanfaatkan momen Pilkada untuk menaikkan tarifnya.
"Naikin lah. Harus dinaikin dong. Dia kan kampanye. Duitnya banyak," ungkapnya.
Hanya saja, dia menolak mengungkapkan kenaikan tarif tersebut. Tetapi, memastikan bahwa kenaikan tersebut masih dalam taraf kewajaran.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Hasil Piala Presiden: Persib Bandung vs Persebaya Surabaya 1-1, Lanjut ke Extra Time!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Senpi hingga Narkoba di Sekolah Swasta di Jaksel Ternyata Milik Eks Ketua Yayasan
