Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 1 Februari 2018 | 17.10 WIB

Konser Invitation to the Dance, Sukses Ajak Penonton Menari

Isyana Sarasvati saat tampil di konser bertajuk Invitation to the Dance, Rabu (31/1) malam. - Image

Isyana Sarasvati saat tampil di konser bertajuk Invitation to the Dance, Rabu (31/1) malam.

JawaPos.com - Awal tahun 2018, tepatnya pada 31 Januari, Jakarta Concert Orchestra (JCO) menghelat konser dengan nuansa berbeda. Konser bertajuk Invitation to The Dance yang dihelat di Teater Besar Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta dengan tema tarian tersebut pun menggandeng sekitar 50 musisi profesional termasuk Isyana Sarasvati dan pianis muda berbakat, Jonathan Kuo.


Dari awal pertunjukkan hingga akhir, Konduktor Avip Priatna selalu berhasil membius para penonton dengan orkestra yang dipimpinnya. Avip mengatur tempo dan volume dengan dinamis, sehingga pesan dari musik tersebut membuat penonton ingin menari. Ditambah suara sopran Isyana dalam Fruhlingsstimmen-Walzer, Op 410 membuat keceriaan musim semi tampak nyata.


"Tema konser kali ini kan tari-tarian, lagu yang tadi dibawakan Isyana itu salah satunya menggambarkan bunyi-bunyian di musim semi. Kalau orang Eropa kan menunggu-nunggu musim itu, bahagia menyambutnya setelah sekian lama winter, dingin. Saya rasa lagu itu cocok dengan karakter Isyana dan udah lama nggak kolaborasi sama Isyana. Terakhir 2014 atau 2015 kalau nggak salah ya," papar Avip.


Isyana Sarasvati yang malam itu tampil dengan gaun berwarna putih tampak anggun dan menari serta bersahut-sahutan suaranya dengan flute diiringi musik lainnya. Ditanyai soal waktu yang diperlukan untuk berlatih gimick dan ekspresi di panggung, Isyana menjawab semua adalah spontanitas.


"Kalau gimick sama ekspresi wajah itu spontan aja sih, ngikutin alunan musiknya aja, kalau dilatih malah aneh ntar," jelas Isyana.


Sementara itu, Jonathan Kuo merasa gugup sekaligus senang dan bangga karena bisa satu panggung dengan Isyana, penyanyi yang dikaguminya.


"Senang dan bangga ya bisa satu panggung dengan pak Avip, Isyana, soalnya dia penyanyi yang saya kagumi, dia kreatif dan inovatif, musiknya cerdas. Kalau ada kesempatan kolaborasi atau manggung lagi saya akan sangat senang," paparnya.


Konser Invitation to The Dance yang berlangsung kurang lebih dua jam tersebut membawakan 9 lagu diantaranya, Manuel de Falla (1876-1946) Spanish Dance No. 1, Carl Maria von Weber (1786-1826) Invitation to the Dance, Gabriel Faure (1845-1924) Pavane, Fero Aldiansya Stefanus (1988) Panen Raya (penampilan perdana), Franz List (1811-1886) Totentanz (Jonathan Kuo Piano), Edvard Hagerup Grieg (1843-1907) Norwegian Dances, Op 35, Leo Delibes (1836-1891) Les filles de Cadix (Isyana Sarasvati, sopran), Johan Strauss II (1825-1899) Fruhlingsstimmen-Walzer, Op 410 (Isyana Sarasvati, Sopran), dan Camille Saint-Saens (1835-1921) Danse Bacchanale.

Editor: Novianti Setuningsih
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore