
Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto
JawaPos.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mendadak menjadi sorotan di media sosial. Penggalan videonya soal instruksi untuk memperkuat Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah, dianggap mengesampingkan organisasi islam lainnya.
Dalam video yang beredar, Tito ketika itu menyebut hanya NU dan Muhammadiyah yang benar-benar berkomitmen menjaga NKRI. Termasuk dalam proses merebut kemerdekaan dari tangan penjajah.
Terkait hal ini, Mabes Polri angkat bicara. Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan, pernyataan Tito dilontarkan pada 2016 silam.
"Itu kejadian tahun 2016, waktu itu kalau nggak salah ada MoU dengan NU. Saya waktu itu masih Kadiv Hukum, bahkan gambarnya viral ada gambar saya disitu," kata Setyo di Lapangan Tembak, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (30/1).
"Di kantor PBNU kalau nggak salah," lanjut Setyo.
Soal sejumlah ormas yang tidak terima akan penyampaian Tito tersebut, kata Setyo, pihaknya akan mengumpulkan mereka untuk memberikan klarifikasi.
"Iya mau memberikan penjelasan ke organisasi-organisasi Islam," pungkas Setyo.

Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs Uzbekistan: Ruben Dias Siap Hadapi Tim Bertahan
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Penampakan Wajah Wanita yang Menipu Tantri Kotak dkk dengan Kerugian Mencapai Rp 10 Miliar
Viral! Pengakuan BEM FH UBK Usai Temui Gibran, Ngaku Terima Uang hingga Minta Maaf ke Mahasiswa
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Kolombia vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Daniel Munoz Motor Serangan Los Cafeteros
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
Prediksi Skor Panama vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Luka Modric Berburu Poin Pertama
