
Direktur PT Tujuhbelas Media Indonesia, Andryan Gouw saat memberi sambutan pada perayaan ulang tahun 17 Live yang pertama di Jakarta, kemarin (14/12).
JawaPos.com – Aplikasi live streaming, 17 Live, semakin dikenal masyarakat Indonesia. Selain memiliki banyak host, konten yang disajikan juga sudah melalui monitoring yang ketat. Bahkan 17 Live diklaim sebagai aplikasi live streaming yang 100 persen Halal.
Direktur PT Tujuhbelas Media Indonesia, Andryan Gouw menjelaskan, pihaknya terus berupaya menjaga komitmen untuk taat kepada nilai-nilai kearifan budaya Indonesia yang santun. Pasalnya, aplikasi sejenis lainnya sering kali menyajikan konten yang tak pantas.
Karenanya, menurut Andryan, 17 Live akan patuh terhadap aturan-aturan tentang pornografi maupun pornoaksi. “Kita bukan Aplikasi “Nakal” ya, orang-orang kalau dengar Live Streaming pasti konotasinya negatif, bisa buka-bukaan lah, ngomong jorok lah,” jelas Andryan saat perayaan satu tahun 17 Live, di Plaza Kuningan, Jakarta, Kamis (14/12).
Dia menerangkan, 17 Live menerapkan aturan yang ketat yang ditujukan kepada host (pembawa acara) dan penonton yang mengakses aplikasi tersebut. Aturan ini adalah sistem monitoring ketat yang dilakukan manajemen terhadap konten-konten yang tayang di masyarakat. Hal itu bertujuan untuk memastikan bahwa tidak ada tayangan berbau asusila yang disaksikan oleh pengguna aplikasi 17 Live.
Sejauh ini, lanjut dia, pihaknya memiliki tim monitoring yang berada di Taiwan dan Indonesia. Tim tersebut memonitor konten yang berjalan di 17 Live selama 24 jam penuh. “Di sini para host bekerja dengan gaji, jadi bukan orang yang asal download aplikasi terus bisa tampil seenaknya ya. Kita punya aturan, mereka harus ikuti,” tutur Andryan.
Dia menegaskan bahwa 17 Live tidak akan membiarkan host mereka tampil sembarangan, melainkan ada tim khusus yang membina para host di aplikasi tersebut. Karenanya host akan digali bakat dan keterampilannya masing-masing.
“Host di sini ada yang bisa nari, sulap, nyanyi, sampai ngajarin bikin sesuatu juga bisa. Sebab kita bekali mereka dengan keterampilan khusus, jadi tidak asal tampil saja,” pungkas Andryan.
Pada kesempatan yang sama, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Hubungan Masyarakat Kementrian Informasi dan Komunikasi (Kemenkominfo) Noor Iza mendukung komitmen 17 Live yang menyatakan diri 100 persen halal. “Kita dukung, kita apresiasi bukan hanya buat 17 Live, tapi juga aplikasi sejenis lainnya. Asal tidak menyimpang pasti kita dukung,” jelas Noor Iza.
Dia juga menghimbau bahwa platform Live Streaming seperti 17 Live ini memang rentan dengan pornografi dan pornoaksi. Karena itu harus terus diawasi agar tidak menyimpang, tetap pada komitmen 100 persen halal. “17 Live jangan nakal, kalau nakal kita tindak tegas,” kata Noor Iza.
Hingga saat ini, total streamers yang telah bergabung dengan aplikasi 17 Live di Indonesia mencapai 2.340. Sementara secara global, aplikasi 17 Live telah diunduh hingga 40 juta kali. Tak hanya di Indonesia, 17 Live juga tersedia di Taiwan, Jepang, Hongkong, Singapura dan Malaysia.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
