
Aplikasi live streaming 17 Live
JawaPos.com - Aplikasi streaming tengah berkembang di Indonesia. Namun, di tengah perkembangannya, aplikasi tersebut membuat resah masyarakat lantaran konten yang berbau pornografi dan asusila.
Untuk mencegah aksi tak pantas itu, aplikasi 17 Live memperkenalkan sebuah sistem pengawasan yaitu SkyEye. Sistem SkyEye ini dirancang khusus untuk mengenali dan mengawasi kegiatan serta perilaku para streamers ketika melakukan live streaming.
Direktur PT. Tujuhbelas Media Indonesia Andryan Gouw menerangkan, sistem SkyEye bekerja dengan dua layer pengawasan, yaitu dari Indonesia dan Taiwan. Untuk di Indonesia sendiri, 17 Live memiliki tim monitoring 24 jam yang terdiri dari enam orang dan terbagi menjadi dua shift. Tim ini selalu siap siaga memantau setiap konten siaran dan memblokir akun yang dinilai memiliki konten dan siaran yang negatif.
“Kepercayaan dan keamanan para pengguna aplikasi merupakan prioritas nomor satu bagi kami. Karena 17 Live tidak mentolerir pengguna-pengguna nakal dan konten yang sifatnya negatif seperti pornografi, SARA, merokok, minum minuman beralkohol, serta hal-hal yang sifatnya menyebarkan kebencian dan akan berdampak negatif kepada masyarakat," ujarnya dalam keterangan tertulisnya kepada JawaPos.com.
Berbagai jenis tindakan pemblokiran dilakukan berdasarkan kategori pelanggarannya, yaitu ringan, sedang, dan berat. Mulai dari siaran diruangan yang gelap, menampilkan gerakan erotis, menggunakan busana yang transparan hingga menunjukkan belahan dada akan ditindak tegas oleh 17 Live. Pengguna akun akan diberikan peringatan sebanyak dua kali. Jika tidak diindahkan, akun akan langsung diblokir secara permanen.
"Setiap aksi pornografi hingga mempertontonkan tindakan yang membahayakan keselamatan orang lain adalah termasuk dalam pelanggaran berat, akun akan langsung diblokir permanen tanpa adanya peringatan sebelumnya," katanya.
Dalam mengoptimalkan penggunaannya, 17 Live memberlakukan sistem moderasi kepada setiap streamers yang melakukan livestreaming. "Tindakan ini untuk mencegah adanya konten negatif yang akan muncul di halaman aplikasi 17 Live dimana dapat ditonton oleh masyarakat," terang Andryan.
Senior Operations Manager PT. Tujuhbelas Media Indonesia Fauzi menambahkan, tim monitoring selalu mengawasi video yang sedang disiarkan langsung oleh pengguna dalam beberapa menit hingga satu jam untuk melihat apakah adanya indikasi melakukan hal-hal yang mengarah kepada tindakan asusila. Jika dinyatakan aman, maka video tersebut dapat ditonton oleh masyarakat.
Selain itu, yang membedakan 17 Live dengan pemain lainnya adalah terdapatnya tanda centang pada profile setiap Host Official 17 Live yang menandakan mereka adalah host resmi dari 17 Live sehingga menjamin konten yang disiarkan positif.
Sementara untuk mendukung gerakan internet sehat serta konten positif, lanjut dia, 17 Live menciptakan progam khusus yang bertemakan kuliner dan talkshow. Acara ini disiarkan di akun resmi 17 Live yaitu @17indo, setiap Selasa dan Kamis dengan membahas topik yang sedang hangat dibicarakan, juga menghadirkan narasumber serta menggunakan gaya obrolan yang santai sehingga konten siaran menjadi fun dan informatif.
“Ini adalah salah satu bentuk komitmen kami untuk mengembangkan konten siaran, salah satu contohnya yaitu ketika Hari Hewan Sedunia kemarin, kami berkunjung ke salah satu shelter hewan di daerah Pejaten untuk mengedukasi masyarakat bahwa hewan harus disayangi dan dilindungi. Dengan harapan setelah melihat kondisi hewan yang berhasil diselamatkan oleh shelter, masyarakat menyadari dan tergerak peduli untuk membantu," pungkas Fauzi.
Diketahui, 17 Live merupakan aplikasi mobile livestreamingasal Taiwan. Aplikasi tersebut digunakan para selebriti, public figure, dan influencer untuk berbagi konten dan terkoneksi dengan seluruh dunia.
17 Live didirikan pada 2015 dan memiliki lebih dari 40 juta pengguna di seluruh dunia. Sementara PT. Tujuhbelas Media Indonesia berkedudukan di Jakarta, merupakan anak usaha dari Machipopo, Inc. yang beroperasi di Indonesia. TMI melakukan segala aktivitas terkait perekrutan talent, kerja sama dengan talent management agency, marketing dan promosi dari aplikasi 17 Live di Indonesia.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
