
Setya Novanto
JawaPos.com - Ahli pidana dan hukum acara Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta Muzakir meminta Pengadilan Tipikor menghormati sidang praeradilan Setya Novanto yang sedang berlangsung. Muzakir meminta, Tipikor menunda persidangan Novanto yang sedianya akan dibuka, Rabu (13/12). Hal itu dikatakan Muzakir saat menjadi saksi yang dihadirkan tim kuasa hukum Setya Novanto di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
"Mestinya pemeriksaan terhadap pokok materi ditunda juga untuk hormati proses praperadilan," ujarnya saat menjadi saksi ahli pada sidang praperadilan Novanto di PN Jaksel, Ampera, Jakarta, Senin (11/12).
Alasannya, kata dia, termohon dalam hal ini Setya Novanto sudah mengajukan praperadilan terlebih dahulu. Namun, ketika persidangan awal, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selaku termohon tidak hadir. Sehingga, sidang praperadilan ditunda seminggu ke depan.
Namun, KPK malah mengambil langkah dengan melimpahkan berkas perkara Novanto ke pengadilan sehari setelah ditundanya sidang praperadilan. Muzakir berkata, ditundanya sidang tersebut jelas merampas hak Novanto sebagai tersangka.
"Lembaga praperadilan dihargai dan harus berharga. Pengujian hak orang sebagai tersangka lebih penting daripada proses memeriksa pokok perkara. Tunggu saja kan gak lama (praperadilannya)," tuturnya.
Dia menerangkan, domain praperadilan justru menentukan apakah proses hukum terhadap tersangka berlanjut atau tidak. "Tersangka tidak sah, berarti ke sana (pelimpahan berkas ke pengadilan Tipikor) tidak sah," imbuhnya.
Sekedar informasi, Pengadilan Tipikor dijadwalkan menggelar sidang dengan terdakwa Setya Novanto pada Rabu (13/12). Sementara, praperadilan yang diajukan Novanto rencananya akan diputus secepatnya Kamis (14/12).
Sementara itu, sesuai dengan putusan Mahkamah Konstitusi atas gugatan Pasal 82 Ayat 1 huruf d Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 (KUHAP) tentang Wewenang Pengadilan untuk Mengadili, permintaan praperadilan dinyatakan gugur ketika sidang perdana pokok perkara terdakwa digelar di pengadilan.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
