
Ilustrasi peringatan bahya diabetes. (Pixabay.com)
JawaPos.com - Pola makan sangat terkait erat dengan penyakit diabetes tipe II. Pola makan yang buruk, tinggi garam, lemak, dan gula, bisa memicu tingginya gula darah.
Spesialis Endokrin yang juga anggota PERSADIA (Persatuan Diabetes Indonesia) dr Roy Panusunan Sibarani, SpPD-KEMD mengungkapkan pola makan yang tepat adalah mengasup makanan sesuai kebutuhan. Sehingga pola makan yang dibutuhkan untuk aktivitas di pagi hari, harus disesuaikan dengan jumlah sarapan.
"Hari ini misalnya kerja, maka saat makan pagi, saat sarapan disesuaikan buat tenaga kerja sampai siang hari," katanya, Kamis (30/11).
Roy memberikan tips pola makan yang tepat agar terhindar dari potensi naiknya kadar gula darah. Kuncinya adalah membatasi jumlah konsumsi.
1. Kalori
Roy menjelaskan setiap kali makan dalam satu piring sebaiknya mengandung 200-300 kalori. Itu artinya 1 piring nasi dengan lauk 1 buah dan sayur yang tak terbatas.
2. Karbohidrat Tak Berlebih
Jangan mencampur karbohidrat dengan karbohidrat lainnya. Misalnya makan mi dan nasi dalam satu porsi. Atau kentang dan nasi di dalam satu piring.
3. Kurangi Porsi Saat Malam Hari
Makan saat malam sebaiknya dikurangi, karena aktivitas di malam hari sudah jauh berkurang.
4. Snacking Time
Dokter Roy tak menyarankan untuk mengemil atau snacking time. Jika masih ingin memakam kudapan di sore hari, jadikan hal itu sebagai momen makan sore. Sehingga tak ada jam ngemil di sela-sela aktivitas.
"Jangan jadikan camilan. Bukan snacking. Tak salah jika mau makan pisang goreng dan secangkir kopi di sore hari. Tapi jadikan itu waktu makan, enggak apa-apa kok hanya 200 kalori," jelasnya.
5. Kuliner Saat Travelling
Batasi dan kendalikan pola makan saat sedang berjalan-jalan ke setiap destinasi tertentu. Batasi makanan yang terlalu manis, tinggi garam dan lemak.
"Kalau mau makan ya bakar lagi, Jangan rakus ya. Coba lihat orang travelling kan suka kuliner story. Membatasi pola makan itu menjadi pilihanmu dong, saya enggak bisa larang. Life is choice. Tetapi kalau saya bukan tipe orang yang rela mengantre mengular demi sebuah makanan," tegasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022