
Presiden Joko Widodo bersama Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan
JawaPos.com - Presiden Joko Widodo mengadakan kunjungan kerja ke Jawa Timur. Minggu malam (8/10), Jokowi mendatangi kantor Jawa Pos di Graha Pena, Surabaya. Pada kesempatan tersebut, pria kelahiran Solo itu memberikan arahan terkait transformasi media di era digital kepada Direksi dan Pimpinan Jawa Pos Grup.
Jokowi tiba di Graha Pena sekitar pukul 22.05 WIB. Dia disambut mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Direktur Utama PT Jawa Pos Koran Azrul Ananda, dan Direktur PT Jawa Pos Koran Leak Kustiya di lobi Graha Pena.
Jokowi sempat melihat mobil listrik Selo karya Ricky Elson dan tim Kupu-kupu Malam Jogjakarta. Dia terlihat berbincang dengan Dahlan Iskan saat mengamati mobil berwarna kuning tersebut.
Selanjutnya, langkah kaki Presiden berusia 56 tahun itu mengarah ke deretan motor listrik. Antara lain motor TakeRun yang dirakit siswa SMK Takeran, Magetan; DI Molik, motor listrik karya Dahlan Iskan bersama Duta Jaya Mobil dan Himpunan Bengkel Binaan YDBA Jatim; dan Gesits, motor listrik karya ITS.
Setelah itu, Jokowi menuju ke lantai 4. Di sana, pria yang pernah menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta itu berbicara banyak soal keterbukaan arus informasi.
Menurutnya, media massa telah bertransformasi begitu pesat seiring perkembangan zaman. Masyarakat bebas mengakses segala informasi lewat handphone. ”Akan ada perubahan landscape ekonomi, sosial, sampai politik pun saya yakin pasti berubah. Karena ada perubahan dari offline ke online,” jelasnya.
Dengan derasnya berbagai informasi, batas-batas kebenaran seolah menjadi samar. Keterbukaan media menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah.
Jokowi lantas bercerita soal pertemuannya dengan Presiden Iran Hassan Rouhani. Saat itu, Hassan menanyakan bagaimana keterbukaan media di Indonesia. Apakah sama dengan di Iran. ”Saya jawab lebih kejam di Indonesia,” ucapnya diiringi tawa para tamu undangan.
Oleh sebab itu, Jokowi berharap media massa di Indonesia mampu menyajikan hal yang kreatif. Misalnya dengan memberitakan tentang kemajuan bangsa. Dengan begitu, publik juga mengkonsumsi berita-berita yang positif. ”Berikan narasi publik yang temanya kreatif dan optimisme,” tutur alumnus Universitas Gadjah Mada tersebut. (did/JPG)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022