
Ello dan Gina ayah dan ibu kandung Adams, anak yang tega menggugat kedua orang tuanya.
JawaPos.com - Hati dan perasaan pasangan Ello Hardiyanto (62) dan Gina (50) warga Jakarta Selatan, sangat remuk dan kaget karena tak menyangka setelah diputus oleh anak kandungnya sendiri Adams Selamat Adi Kuasa (Adam) yang berprofesi sebagai dokter.
Ello menceritakan, kasus bermula ketika Oktober 2016, Adam yang saat itu tengah menempuh pendidikan sebagai dokter spesialis di Universitas Sam Ratulangi, Manado, pulang ke rumah orangtuanya. Saat itu, Ello dan Gina tidak menyangka sudah terjadi perubahan sikap terhadap anaknya.
''Anak saya marah-marah dan hampir memukul saya. Selain memaki, Adams juga melontarkan kata-kata kotor kepada ibu kandung yang melahirkan dan merawatnya sejak bayi karena menghalangi ketika hendak memukul saya,'' ujar Ello yang tengah sakit jantung koroner itu. Sejak peristiwa itu, Adam memilih pergi dari dari rumah orangtuanya.
Kemudian, kata Ello, pertengahan November 2016, datang surat dari pengacara Adam yang isinya perintah keluarga untuk tidak mencampuri urusan pernikahannya. Belakangan, baru diketahui bahwa Adam mengedarkan undangan pernikahan tanpa mencantumkan nama ayah dan ibunya.
“Resepsi pernikahan diselenggarakan 15 Januari 2017 di Jakarta. Sama sekali tanpa memberitahu dan tanpa mengundang saya maupun ibunya,” beber Ello.
Tak lama berselang, Ello dan Gina baru mengetahui dari iklan di media massa dalam resepsi pernikahan tersebut anaknya didampingi pasangan orangtua yang sama sekali tidak dikenalnya.
''Namun, yang membuat kami sangat terpukul ketika anaknya tanggal 27 Mei 2017 memasang iklan di Harian Indopos dan Sindo, menyatakan putus hubungan keluarga,'' tuturnya.
Ello yang hanya berpendidikan SMA hanya bisa pasrah. Sebagai orangtua, ia sempat mengirim surat ke Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi, tempat anaknya mengambil gelar dokter spesialis.
Ello dan istri merasa sangat kecewa dan terhina oleh tindakan anaknya dan meminta pihak kampus menjatuhkan sanksi.
“Saya sungguh yakin dia tidak mampu menjaga etika profesinya sebagai dokter, karena sudah terbukti kepada ibu kandungnya pun ia bisa dan tega mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas,“ tulis Ello dalam suratnya.
“Saya mohon Bapak Prof Dr dr Fredy Wagey SpOG sebagai Ketua Bagian ObGin di Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi, memroses pemberhentian Dokter Adams dari pendidikan dokter spesialis,” tambahnya.
Sementara itu, pihak Fakultas Kedokteran Unsrat menilai kasus tersebut merupakan kasus keluarga. Sehingga sulit diselesaikan melalui ranah etika kedokteran.
Catatan redaksi:
Ada koreksi atas berita ini karena ketidakakuratan pemberitaan termasuk hak jawab dr. Adams Selamat Adikuasa. Artikel terbaru dapat diakses melalui: Dokter Admas Bantah Pernyataan Ello Hardiyanto.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
