
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto meninjau lokasi terdampak gempa bumi di Kota Manado, Sulut, pada Jumat (3/4). (BNPB)
JawaPos.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto turun langsung ke lokasi terdampak gempa bumi di Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut) pada Jumat (3/4). Dalam kesempatan itu, dia memastikan pemerintah akan membantu perbaikan rumah warga yang rusak akibat gempa dengan kekuatan magnitudo 7,6 tersebut.
Informasi itu disampaikan oleh Suharyanto saat berdialog langsung dengan warga terdampak gempa bumi yang mengguncang Sulut pada Kamis pagi (2/4). Dia menekankan bahwa Presiden Prabowo Subianto sudah memerintahkan BNPB untuk segera memenuhi setiap kebutuhan korban terdampak bencana. Termasuk upaya penanganan darurat dan pemulihan pasca gempa bumi.
”Untuk rumah masyarakat yang rusak, akan diperbaiki oleh pemerintah. Polanya sama seperti di daerah bencana lain. Rumah rusak ringan dan sedang akan diperbaiki, sementara yang rusak berat akan diganti (lewat pembangunan baru). Mekanismenya nanti melihat pengajuan dan kemampuan fiskal daerah, jika diserahkan ke pusat, maka pusat akan ambil alih,” kata dia.
Selain bantuan perbaikan rumah, Suharyanto juga menjelaskan bahwa Kementerian Sosial (Kemensos) telah memonitor pemberian santunan bagi ahli waris korban jiwa sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Sejauh ini, BNPB mencatat korban jiwa pasca gempa bumi tersebut 1 orang. Korban tertimbun reruntuhan bangunan GOR KONI di Kota Manado.
Jenderal bintang tiga TNI AD itu sudah melihat dan meninjau langsung kerusakan GOR tersebut. Dia juga telah mengunjungi rumah-rumah warga yang terdampak gempa bumi. Dari warga terdampak bencana tersebut, dia mendapat cerita dan kesaksian langsung berkaitan dengan detik-detik terjadinya gempa bumi yang memicu kepanikan warga hingga menyebabkan seorang warga meninggal dunia.
Setelah menyelesaikan peninjauan di Kota Manado, Suharyanto melanjutkan perjalanan menuju rumah duka korban meninggal dunia di Desa Tateli, Kecamatan Mandolang, Kabupaten Minahasa. Kedatangannya untuk mendoakan mendiang serta memberikan dukungan moral kepada keluarga korban yang masih dalam keadaan berduka.
”Sesuai perintah Bapak Presiden Prabowo Subianto, kami langsung memastikan kondisi di lapangan. Tadi malam (kemarin malam) begitu sampai, kami melaksanakan rapat koordinasi dengan unsur TNI-Polri dan Kalak BPBD Provinsi Sulawesi Utara. Penanganan awal sudah dilakukan dengan sangat baik dan terpadu,” ucap dia.
Berdasar data, BNPB memastikan belum ada laporan korban meninggal dunia lainnya. Namun, laporan bangunan rusak terus masuk. Demikian pula data gempa susulan. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat sudah terjadi 401 kali gempa susulan. Namun demikian, BNPB memastikan tren kekuatan gempa susulan terus menurun.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
