Kolaborasi strategis antara MEGABUILD Indonesia 2026 dan INARKOS Synergy resmi dimulai untuk memperkuat ekosistem industri bahan bangunan, konstruksi, dan desain. (Istimewa)
JawaPos.com-Di tengah dinamika industri konstruksi dan desain yang terus berkembang, kolaborasi lintas ekosistem menjadi langkah penting untuk menjawab kebutuhan pasar yang semakin kompetitif.
Sinergi antara pameran tatap muka dan komunitas profesional dinilai mampu memperluas nilai bisnis, tidak hanya selama penyelenggaraan acara, tetapi juga dalam jangka panjang bagi para pelaku industri.
Dalam konteks tersebut, MEGABUILD Indonesia 2026 resmi menjalin kolaborasi strategis dengan 1M INARKOS Connextion, platform literasi dan komunikasi industri yang dikelola INARKOS Synergy.
Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat posisi pameran sebagai ruang pertemuan bisnis yang relevan bagi arsitek, desainer interior, kontraktor, hingga pelaku industri bahan bangunan.
“Kami ingin memastikan brand tidak hanya hadir beberapa hari di pameran, tetapi juga diingat oleh komunitas profesional,” ujar Royanto Handaya, Presiden Direktur Panorama Media.
Melalui kolaborasi ini, penyelenggara menargetkan penguatan citra dan kehadiran brand exhibitor di luar area pameran fisik, dengan dukungan kanal komunikasi berbasis komunitas profesional.
Pendekatan tersebut dinilai sejalan dengan kebutuhan industri yang menuntut visibilitas berkelanjutan di hadapan para pengambil keputusan proyek. “Kehadiran di pameran yang kuat perlu didukung komunikasi yang tepat sasaran,” tambah Royanto.
Momentum kerja sama ini juga hadir di tengah prospek positif industri konstruksi nasional. Berdasarkan proyeksi Indonesia Construction Insights & Forecast (ICIF) 2026 dari Quantum Indonesia, sektor konstruksi diperkirakan tumbuh sekitar 6,5 persen dengan nilai proyek mendekati Rp 331,5 triliun.
Pertumbuhan ini turut didorong pergeseran permintaan dari proyek pemerintah ke sektor swasta, industri, dan residensial.
Bagi INARKOS Synergy, kolaborasi ini membuka ruang yang lebih luas bagi anggota komunitasnya untuk mengakses inovasi dan solusi industri secara langsung. “Kami berupaya menampilkan brand yang benar-benar relevan dengan kebutuhan di lapangan,” ujar Ismet Natakarmana, Pendiri INARKOS dan Synergy Indonesia.
Ia menambahkan, kerja sama ini memungkinkan brand tampil lebih dekat dengan arsitek, desainer, dan kontraktor yang terlibat langsung dalam proyek.
Pada edisi 2026, MEGABUILD Indonesia juga akan diselenggarakan bersamaan dengan KERAMIKA Indonesia, menghadirkan skala pameran yang lebih besar dengan cakupan produk yang lebih lengkap, mulai dari material struktural hingga solusi keramik dan sanitary.
Selain pameran produk, berbagai program unggulan turut disiapkan, seperti konferensi tematik, business matching, hosted buyers program, hingga peluncuran teknologi terbaru.
Sebagian program akan dikurasi dengan melibatkan masukan komunitas profesional, agar topik dan aktivitas yang disajikan semakin relevan dengan kebutuhan praktisi di lapangan. (*)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
