Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 10 Juli 2025 | 17.29 WIB

Kebutuhan akan Perumahan di NTT Meningkat, BTN Buka Kantor Cabang di Kupang

Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu meresmikan gedung baru KC Kupang yang berlokasi di Jalan El Tari 1, Kupang, NTT. (BTN for Jawapos) - Image

Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu meresmikan gedung baru KC Kupang yang berlokasi di Jalan El Tari 1, Kupang, NTT. (BTN for Jawapos)

JawaPos.com - Ekspansi terus dilakukan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN). Teranyar, bank pelat merah spesialis perumahan itu resmi membuka gedung baru kantor cabang (KC) Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Sejalan dengan kebutuhan pembiayaan perumahan yang meningkat. 

Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu resmi membuka gedung baru KC Kupang yang berlokasi di Jalan El Tari 1, Kupang, NTT. Menandai komitmen perseroan untuk memperluas layanan perbankan. Sekaligus mendorong pembiayaan perumahan rakyat di kawasan Indonesia Timur. 

Nixon menilai, NTT merupakan salah satu wilayah potensial. Kebutuhan pembiayaan perumahan, pertumbuhan sektor konstruksi, serta real estat tinggi. Hingga kini, angka kebutuhan rumah (backlog) di NTT mencapai 90.500 unit.

"Relokasi BTN Kantor Cabang Kupang ke lokasi baru ini adalah simbol harapan dan optimisme kami terhadap pertumbuhan ekonomi dan perumahan di NTT. Dengan potensi sektor perumahan yang tinggi dan didukung program Perumahan Nasional, BTN Kupang diharapkan mampu mempercepat penyaluran KPR dan mendekatkan layanan perbankan kepada masyarakat," kata Nixon dalam acara peresmian di Kupang, Rabu (9/7). 

Dia menjelaskan, gedung baru tersebut terdiri atas 4 lantai. Dengan total luas mencapai 4 ribu meter persegi. "Kantor tersebut akan menjadi koordinator berbagai jaringan kantor BTN di NTT," imbuhnya.

Menurut Nixon, perumahan menjadi salah satu sektor yang memiliki dampak besar bagi perekonomian. Mengingat, satu rumah membutuhkan lima orang tukang. Ditambah, bahan dasar pembangunan rumah itu 90 persen menggunakan bahan baku lokal. 

"Sehingga pertumbuhan sektor perumahan di NTT akan mendukung peningkatan ekonomi provinsi ini," jelasnya.

Per Maret 2025, BTN Kupang mencatat kinerja positif. Tercatat memiliki total aset sebesar Rp 813 miliar atau tumbuh 3,94 persen secara tahunan. Dengan nasabah sebanyak 38 ribu, mampu menyalurkan kredit senilai Rp 819 miliar, tumbuh 4,44 persen Year-on-Year (YoY). 

Penyaluran kredit tersebut menopang pertumbuhan laba BTN Kupang menjadi sekitar Rp 8 miliar. Angka tersebut melesat double digit sebanyak 53,97 persen YoY.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) NTT menunjukkan potensi sektor perumahan yang meyakinkan. Pada akhir 2024, sektor konstruksi dan real estat yang menopang bisnis perumahan di NTT menghasilkan nilai total barang dan jasa masing-masing sebesar Rp 13,96 triliun dan Rp 3,41 triliun.

Pada periode yang sama, sektor konstruksi menyumbang 10,17 persen terhadap produk domestik regional bruto (PDRB). Sementara real estat berkontribusi sebesar 2,49 persen.

"Pemerintah Provinsi NTT menyambut baik langkah strategis Bank BTN yang terus memperluas jangkauan layanan hingga ke pelosok daerah. Kebutuhan hunian layak bagi masyarakat NTT sangat besar, dan kami percaya sinergi pemerintah daerah dan sektor perbankan akan mendukung upaya pemerintah meningkatkan ekonomi di NTT," ucap Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore