Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 18 September 2026 | 18.15 WIB

Bahlil Respons Kader Golkar Fahd Arafiq jadi Tersangka KPK: Ini Musibah, Kami Terpukul

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. (ANTARA/Putu Indah Savitri) - Image

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. (ANTARA/Putu Indah Savitri)

JawaPos.com - Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia merasa terpukul setelah kadernya, Fahd Arafiq alias Fahd El Fouz, kembali terseret kasus dugaan korupsi dan terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menurutnya, perkara yang menjerat Fahd sebagai musibah bagi Partai Golkar.

"Kami menganggap ini sebuah musibah dan kami merasa ya terpukul," kata Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (17/9).

Meski merasa terpukul, Bahlil menegaskan Partai Golkar menghormati proses hukum yang sedang dijalani Fahd. Dia meminta seluruh proses penanganan perkara diserahkan kepada aparat penegak hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

"Tapi yang terpenting adalah kita menghargai proses hukum yang berlaku. Kita menjunjung tinggi dan biarkanlah semua proses hukum itu kita hargai dengan baik ya," tegasnya.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) itu menyebut, Golkar memiliki banyak kader yang tersebar di berbagai tingkatan. Dengan jumlah kader yang besar tersebut, Bahlil mengakui partai tidak mungkin melakukan pengawasan secara personal terhadap setiap kader.

"Ini adalah sebuah musibah yang sudah barang tentu tidak semua orang menginginkan ini, ya. Kami selalu menatap ke depan sebagai partai yang pengalaman, sebagai partai yang banyak kadernya, memang kita juga tidak bisa mengontrol satu dengan satu ya," tuturnya.

Fahd sendiri diketahui kembali berurusan dengan perkara korupsi setelah pernah dua divonis bersalah. Namun, Bahlil tidak memberikan penjelasan mengenai langkah Partai Golkar terhadap Fahd setelah kembali tersandung kasus hukum.

"Ya gitu ya," jelasnya.

KPK Tetapkan 8 Tersangka dalam OTT Dirjen Kementerian ATR/BPN

Sebelumnya, KPK menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di lingkungan Kementerian ATR/BPN pada Senin (14/9). Operasi senyap tersebut berkaitan dengan dugaan suap dalam pengurusan HGB di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, serta dugaan penerimaan lainnya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore