
Presiden Prabowo Subianto saat mengunjungi Takengon, Aceh. (Instagram @zayn.oase)
JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan adanya kecenderungan sebagian elite yang justru mencari kambing hitam dan kesalahan di tengah situasi sulit, termasuk saat bangsa Indonesia menghadapi bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Pulau Sumatera. Menurutnya, sikap tersebut tidak produktif dan justru menghambat upaya penanganan di lapangan.
"Dalam keadaan yang sulit, ada kecenderungan manusia dan juga bangsa kita ini saya lihat ya, terutama sebagian elite-elite kita, ada kecenderungan mau cari kambing hitam, mau cari kesalahan," kata Prabowo dalam sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/12).
Kepala Negara mengimbau, saat ini bukan waktunya untuk memperdebatkan siapa yang salah. Ia meminta seluruh elemen, baik pemerintah maupun masyarakat, untuk bekerja keras dan saling bahu membahu dalam mengatasi dampak bencana di Sumatera.
"Ini untuk kita bekerja keras, bahu-membahu mengatasi masalah di lapangan," tegasnya.
Prabowo juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kerja keras seluruh petugas yang terlibat langsung dalam penanganan bencana. Ia menyebut peran aparat TNI, Polri, BNPB, Basarnas, tim SAR gabungan, hingga Pertamina, PLN, Kementerian PUPR, relawan, maupun masyarakat saling bergotong royong di wilayah terdampak bencana.
"Kita semua satu tim. Dan, saya terima kasih," ujar Prabowo.
Ia menambahkan, negara telah mengerahkan sumber daya besar untuk menjangkau daerah terdampak, termasuk dengan menurunkan puluhan helikopter dan belasan pesawat. Bahkan, distribusi bahan bakar minyak (BBM) ke sejumlah lokasi harus dilakukan menggunakan pesawat angkut Hercules.
"Ada desa-desa yang tiap hari masih harus didatangi helikopter karena belum tembus jalur darat. Ini hanya bisa dilakukan oleh negara yang kuat," urainya.
Lebih lanjut, Prabowo turut menceritakan pengalamannya meninjau langsung wilayah terdampak di Takengon dan Bener Meriah. Ia mengakui beratnya tantangan geografis dan cuaca, mulai dari wilayah pegunungan hingga kondisi berkabut dan hujan, yang harus dihadapi para penerbang setiap hari.
"Saya bangga sebagai Presiden Republik Indonesia melihat aparat kita di setiap tingkatan berada di tengah rakyat," pungkasnya.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
