
Ketua DPR RI Puan Maharani saat menyampaikan pidato dalam Sidang Tahunan DPR RI 2025 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (15/8). (Istimewa)
JawaPos.com - Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti lonjakan kasus Influenza A yang tengah terjadi di Indonesia. Ia menilai, peningkatan kasus ini menjadi peringatan penting agar pemerintah memperkuat sistem kesehatan nasional secara menyeluruh.
“Lonjakan kasus Influenza A ini menunjukkan bahwa kita tidak boleh lengah. Jika tidak ditangani serius, ini bisa membebani fasilitas kesehatan dan mengancam keselamatan masyarakat secara luas,” kata Puan kepada wartawan, Minggu (19/10).
Puan menegaskan pentingnya respons strategis dan terintegrasi dalam menghadapi peningkatan kasus ini. Ia mengimbau penguatan sistem kewaspadaan dini di seluruh fasilitas kesehatan, mulai dari tingkat puskesmas hingga rumah sakit, menjadi keharusan.
"Kita harus memastikan deteksi dan respons cepat agar penanganan dilakukan secara efektif dan tepat sasaran,” paparnya.
Selain memperkuat sistem kesehatan, Puan juga mengingatkan pentingnya edukasi publik agar masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan.
“Masyarakat harus terus diingatkan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat, seperti memakai masker di tempat ramai, menjaga sirkulasi udara yang baik, serta melakukan vaksinasi influenza bila vaksin sudah tersedia,” jelasnya.
Sejumlah studi klinis menunjukkan influenza A menjadi penyebab dominan pasien dewasa dirawat karena ISPA, dengan rata-rata lama rawat inap 9–10 hari, lebih panjang dibandingkan virus lainnya. Pasien influenza A umumnya mengalami demam tinggi, batuk berkepanjangan, dan komplikasi seperti pneumonia sekunder.
Karena itu, Puan meminta pemerintah memastikan ketersediaan obat-obatan dan fasilitas kesehatan yang memadai, terutama di daerah padat penduduk.
“Anak kecil dan lansia merupakan kelompok paling rentan terhadap infeksi berat akibat influenza A. Maka sistem kesehatan nasional harus diperkuat agar masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang cepat dan tepat,” tegasnya.
Ia juga mendorong vaksinasi influenza bagi kelompok berisiko tinggi, seperti anak-anak, lansia, dan penderita penyakit bawaan. “Pemerintah bisa memperkuat dengan vaksinasi flu kepada kelompok berisiko tinggi,” imbau Puan.
Lebih lanjut, Puan meminta masyarakat mewaspadai gejala influenza berat seperti demam tinggi dan sesak napas, serta disiplin menjaga kesehatan.
“Meningkatnya kasus influenza harus menjadi peringatan bagi Indonesia untuk memperkuat sistem surveilans dan kesiapsiagaan fasilitas kesehatan di seluruh daerah,” pungkasnya.
Sebagaimana diketahui, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan potensi lonjakan kasus Influenza A, khususnya subtipe H3N2, yang kini mulai mendominasi di kawasan Asia Tenggara. Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melalui sistem FluNet, sebagian besar kasus influenza di Indonesia terkait dengan varian tersebut.
Meski belum ada rincian wilayah dengan kasus tertinggi di Indonesia, tren serupa juga terjadi di negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, dan Thailand. Di Thailand, lonjakan kasus influenza A bahkan mencatat 61 kematian dari 702.308 kasus sejak 1 Januari hingga 8 Oktober 2025.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022