Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 29 September 2025 | 19.31 WIB

Presiden Prabowo Kagum PKS Sodorkan Profesor ITB jadi Menteri, Bukan Kader Politik

Presiden Indonesia Prabowo Subianto berpidato di hadapan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa ke-80 di markas besar PBB di New York, AS, 23 September 2025. (REUTERS/MIKE SEGAR) - Image

Presiden Indonesia Prabowo Subianto berpidato di hadapan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa ke-80 di markas besar PBB di New York, AS, 23 September 2025. (REUTERS/MIKE SEGAR)

JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto merasa kagum dengan sikap Partai Keadilan Sejahtera (PKS) saat memilih bergabung ke dalam koalisi pemerintah. Menurutnya, langkah PKS yang mengajukan seorang akademisi dari Institut Teknologi Bandung (ITB) sebagai calon menteri, alih-alih tokoh politik partai, menunjukkan tanggung jawab besar terhadap bangsa dan negara.

Sebab, PKS menyodorkan nama Yasierli yang saat ini menjabat sebagai Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) RI.

“Saudara-saudara, saya terkesan sama PKS waktu PKS gabung di koalisi kami setelah merantau sebentar. Setelah gabung, saya minta silakan ajukan kader yang terbaik untuk di kabinet, iya kan?” kata Prabowo saat menyampaikan sambutan dalam acara penutupan Munas VI PKS di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (29/9).

Prabowo mengaku, awalnya menduga PKS akan mengajukan tokoh-tokoh politik atau figur publik yang cukup populer. Namun, PKS justru menyodorkan nama Yasierli, seorang profesor dari ITB yang dinilai memiliki keahlian teknis mumpuni. 

“Saya pikir pasti kader politik, entah tokoh-tokoh yang terkenal. Ternyata yang disampaikan profesor dari ITB. Boleh juga ini PKS,” ujarnya.

Menurut Prabowo, langkah itu memperlihatkan bahwa PKS tidak hanya berpikir soal kepentingan politik, tetapi juga menempatkan kepentingan bangsa di atas segalanya. Ia menilai, keberanian PKS untuk mengajukan sosok teknokrat patut diapresiasi. 

“Jadi ternyata PKS ini juga punya suatu rasa tanggung jawab besar pada negara yang diajukan teknokrat,” ucapnya.

Prabowo meyakini, semua partai politik sebenarnya banyak teknokrat yang berkompeten dan mampu mengabdi bagi negara. Namun keputusan PKS yang lebih memilih jalur akademisi dinilainya sebagai contoh positif. 

“Walaupun saya percaya di semua partai banyak juga yang teknokrat, yang capable, dan saya alhamdulillah terima,” tuturnya.

Prabowo menambahkan, kinerja Yasierli yang diajukan PKS hingga kini terbukti memuaskan. Ia menilai, Yasierli mampu menunjukkan prestasi dalam menjalankan tugas-tugas kementerian dengan baik. 

“Jadi saudara-saudara, PKS sampai sekarang yang saudara tunjuk berprestasi kerja dengan sangat baik,” urainya.

Lebih lanjut, Prabowo menyelipkan guyonan bahwa beban kerja di kabinet tampak memengaruhi kondisi fisik Yasierli. Sebab, belum genap satu tahun duduk di pemerintahan, rambutnya memutih.

 “Walaupun saya perhatikan menjelang 1 tahun rambut putihnya tambah banyak,” kelakar Prabowo disambut tawa hadirin.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore