
Wakil Ketua Komisi X DPR dari Fraksi PDIP, My Esti Wijayati.
JawaPos.com - Wakil Ketua Komisi X DPR RI, My Esti Wijayati menyambut baik langkah pemerintah yang akan merevitalisasi 11.179 satuan pendidikan dari jenjang PAUD hingga SMA dalam program Percepatan Perbaikan Sarana dan Prasarana Pendidikan (PSPP). Meski adanya penurunan anggaran, Esti meminta program revitalisasi tetap berkelanjutan.
Menurutnya, program ini menjadi momentum penting untuk mempercepat pemerataan kualitas pendidikan di Indonesia, terutama dalam menciptakan lingkungan belajar yang layak dan mendukung pengembangan potensi siswa.
“Pelaksanaan program harus menjamin kualitas hasil pembangunan, keberlanjutan pemeliharaan sarana prasarana, serta transparansi penggunaan anggaran agar benar-benar memberi dampak positif bagi peserta didik dan tenaga pendidik,” kata Esti kepada wartawan, Kamis (18/9).
Ia juga menegaskan, DPR akan mengawasi ketat jalannya program tersebut. Menurutnya, skema swakelola berbasis partisipasi masyarakat sejalan dengan prinsip Manajemen Berbasis Sekolah (MBS).
Ia menyoroti pentingnya pengawasan pascapembangunan agar sarana pendidikan tidak cepat rusak. Ia menekankan program ini memprioritaskan daerah 3T, yakmi tertinggal, terdepan, dan terluar.
“Daerah 3T harus mendapatkan perhatian, baik dari sisi infrastrukturnya maupun kesejahteraan gurunya. Keluhan sekolah rusak dan tidak layak harus segera ditangani agar anak-anak bisa belajar dengan aman dan nyaman,” tegasnya.
Di sisi lain, Esti mengingatkan program revitalisasi dilakukan di tengah keterbatasan anggaran Kemendikdasmen. Dalam RAPBN 2026, anggaran kementerian itu turun menjadi Rp 55 triliun. Padahal, banyak program penting harus dijalankan, termasuk Wajib Belajar 13 tahun.
Karena itu, ia mendukung langkah Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti, yang akan berkomunikasi dengan Presiden Prabowo Subianto guna memperjuangkan tambahan anggaran.
“Kami harap pertemuan Mendikdasmen dan Presiden dapat membuahkan hasil yang baik demi pembangunan dunia pendidikan nasional,” pungkas Esti.
Sebagaimana diketahui, sebanyak 11.179 sekolah telah menandatangani perjanjian kerja sama (PKS) dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk menerima bantuan revitalisasi.
Rinciannya, 1.260 PAUD, 3.903 SD, 3.974 SMP, dan 2.042 SMA. Program ini merupakan bagian dari Percepatan Perbaikan Sarana dan Prasarana Pendidikan (PSPP) yang digagas Presiden Prabowo Subianto pada peringatan Hardiknas 2025, dengan target total 13.834 sekolah.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao: Duel Tim Papan Tengah LaLiga Berpotensi Berlangsung Ketat
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022