
Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Bob Hasan (kiri) menyerahkan hasil laporan pembahasan RUU PPRT kepada Ketua DPR RI Puan Maharani (kanan). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Anggota Komisi I DPR RI, Sarifah Ainun Jariyah, menegaskan lahirnya berbagai regulasi yang berpihak pada perempuan menjadi bukti konkret peran strategis perempuan di dunia legislatif.
Pernyataan tersebut disampaikan untuk menjawab pandangan bahwa perempuan tidak lagi terbatas pada lingkup domestik, melainkan turut aktif dalam mendorong kebijakan publik yang berpihak pada kepentingan masyarakat luas, khususnya perempuan.
“Ini membuktikan bahwa peran perempuan cukup signifikan. Perempuan hadir di parlemen bukan hanya sebagai pelengkap, tetapi sebagai bagian dari pengambil kebijakan,” kata Sarifah Ainun kepada wartawan, Jumat (24/4).
Legislator PDI Perjuangan itu menambahkan, keberhasilan mendorong lahirnya sejumlah undang-undang yang melindungi perempuan, mulai dari RUU Penghapusan Kekerasan Seksual hingga RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT) menunjukkan kontribusi nyata perempuan di parlemen dalam setiap tahap proses legislasi.
Baca Juga:Israel Masih Gempur Lebanon di Tengah Kesepakatan Gencatan Senjata, Serangan Udara Terus Berlanjut
Sarifah juga menyoroti momentum pengesahan RUU PPRT yang bertepatan dengan peringatan Hari Kartini pada 21 April 2026. Menurutnya, hal tersebut menjadi simbol kuat keberpihakan negara terhadap para pekerja, khususnya perempuan.
“Ini merupakan hadiah bagi para pekerja di Indonesia. Disahkan bertepatan dengan Hari Kartini, ini membuktikan bahwa perempuan di parlemen hadir untuk perempuan seluruh Indonesia,” tegasnya.
Adapun, DPR RI secara resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang tentang Pelindungan Pekerja Rumah Tangga menjadi undang-undang. Pengesahan tersebut dilakukan dalam Rapat Paripurna ke-17 Masa Persidangan IV Tahun Sidang 2025–2026 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa (21/4).
RUU PPRT disahkan setelah menempuh perjalanan panjang selama 22 tahun sejak pertama kali diusulkan pada 2004.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
