
Presiden Prabowo Subianto melantik Erick Thohir sebagai Menpora dan Djamari Chaniago sebagai Menko Polkam. (Tangkapan layar).
JawaPos.com - Djamari Chaniago menjadi salah satu menteri Kabinet Merah Putih sejak dilantik menjadi menteri koordinator bidang politik dan keamanan (menko polkam) hari ini (17/9). Usai pelantikan tersebut, Djamari menyampaikan arahan yang disampaikan oleh Presiden Prabowo kepada dirinya sebagai menko baru.
Hal itu disampaikan oleh Djamari kepada awak media. Dia menyampaikan bahwa arahan dari Presiden Prabowo sangat jelas. Yakni bekerja untuk kepentingan bangsa dan negara. Apalagi usianya sudah tidak lagi muda. Djamari mengaku sebentar lagi umurnya 77 tahun.
”Arahan dari beliau (Presiden Prabowo) gunakan sisa umur untuk kepentingan bangsa dan negara. Berapa umur saya ada yang tau? 77 tahun, sebentar lagi 77 tahun. Gunakan sisa umur itu untuk tetap mengabdi kepada bangsa dan negara. Tidak ada istilah-istilah yang lain,” ungkap Djamari.
Menurut lulusan Akabri 1971 tersebut, Presiden Prabowo hanya berpesan agar dirinya turut serta dalam ikhtiar untuk menjadikan bangsa Indonesia lebih baik. Karena itu, dengan sisa umur yang ada, Djamari berkomitmen membantu Presiden Prabowo.
”Pesannya itu tadi, ayo kita sama-sama perbaiki walau saya tahu kita sudah berusia sekian, sisa umur itu kita manfaatkan sebaik-baiknya untuk kepentingan bangsa dan negara,” imbuhnya.
Berkaitan dengan tugas pertama sebagai menko polkam, Djamari tidak menampik bahwa pasca aksi demo akhir Agustus lalu menjadi salah satu concern Presiden Prabowo. Untuk itu, dia akan segera berkantor agar mendapat gambaran yang lebih utuh berkaitan dengan hal tersebut.
”Sementara beliau (Presiden) mengatakan seperti itu, nanti tinggal saya menjabarkannya setelah saya melihat dan mendapatkan informasi yang lengkap dari kantor menko polkam,” imbuhnya.
Selain itu, Djamari menyatakan bahwa soliditas antara TNI dengan Polri harus terus dijaga. Termasuk dalam urusan koordinasi. Secara tegas dia menyebut, semua harus menjadi satu untuk kepentingan bangsa dan negara. Tidak boleh ada yang berbeda.
”Kami yang jelas perlu memerlukan dukungan semua dari kalian untuk kepentingan ke depan kita. Kita harus bersatu, ngga ada lagi cerita lain, kalau kita ingin menjadi bangsa yang baik mari kita bersatu bersama-sama menghadapi persoalan bangsa ke depan,” pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022