Staf Khusus III Menteri BUMN Arya Sinulingga
JawaPos.com - Staf khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Arya Sinulingga mengatakan, sudah waktunya membalas apa yang sudah diberikan Kalimantan untuk Indonesia. Kontribusi Kalimantan untuk Indonesia sudah sangat besar.
Hal ini disampaikan Arya menanggapi pernyataan Anies Baswedan, yang mengkritik rencana pemindahan Ibu Kota ke Kalimantan. Dalam narasinya, Anies menyebut anggaran untuk IKN jika dipakai untuk membangun puskesmas maka seluruh kelurahan yang belum ada puskesmas akan ada. Jika dipakai untuk kesejahteraan polisi atau tentara maka akan meningkat.
Merespons hal itu, Arya mengingatkan besarnya kontribusi yang diberikan Kalimantan untuk Indonesia. Dijelaskannya, ekspor batubara di Kalimantan Timur mencapai hampir Rp. 100 triliun.
Kontribusi ini, lanjutnya, baru dari Kalimantan Timur belum Kalimantan secara keseluruhan. “Kalau cuma Rp. 600 triliun (untuk pembangunan ibu kota baru), itu kecil dibanding kontribusi Kalimantan,” papar Juru Bicara BUMN ini.
Dikatakannya, sudah waktunya bandul pembangunan dipindah ke Kalimantan. Sebab sumber daya alam yang dikeruk dari Kalimantan sudah memberikan kontribusi besar untuk Indonesia.
Menurut Arya, saat ini, semua pembangunan tercentral di Jawa. Sehingga banyak fenomena anak-anak muda terbaik di luar Jawa justru merantau ke Jawa.
"Akibatnya kalaupun dikasih pembangunan pun orang-orang terbaiknya pergi ke Jawa," kata Arya.
Karena itu, lanjut Arya, dengan kondisi seperti itu, maka sudah waktunya bandul pemerintahan pindah ke Kalimantan. "Biar kacamata pembangunan sekarang pindah ke Kalimantan," kata dia.
Sebelumnya capres nomor urut 1, Anies Baswedan mengomentari soal pertanyaan mengenai Ibu Kota Negara (IKN) oleh anak-anak muda Bandung.
"Kami melihat anggarannya yang dibutuhkan untuk membangun tempat itu, Rp 460 sekian triliun itu kalau dipakai untuk mengangkat guru, maka jutaan orang bisa," kata Anies, Rabu (29/11).
Pada kesempatan itu, Anies memilih membangun sarana dan prasarana kesehatan di berbagai wilayah yang membutuhkan ketimbang memfokuskan pembangunan besar di satu lokasi.
"Kalau itu dipakai untuk membangun Puskesmas, maka kelurahan-kelurahan se-Indonesia belum ada (Puskesmas) bisa dibangun Puskesmas. Dan Kalau itu dipakai untuk memperbaiki kesejahteraan, polisi, tentara, serdadu yang mereka kurang, mereka akan mendapat manfaat jauh lebih besar," tutur Anies.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
