Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 4 September 2023 | 20.43 WIB

Tak Dipilih Anies Jadi Cawapres, AHY: Sabar dan Ikhlas Menerima Kenyataan Ini

 
 
 

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menghadiri Apel Siaga Perubahan di SUGBK, Senayan, Jakarta, Minggu (16/7).

JawaPos.com - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) angkat bicara terkait keputusan Partai NasDem dan Anies Baswedan yang memilih Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres). AHY meminta para kadernya untuk sabar dan ikhlas menerima kenyataan tersebut.
 
Anies-Cak Imin resmi menjadi bakal capres-cawapres setelah melakukan deklarasi di Hotel Majapahit, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (2/9).
 
"Saya bisa memahami dan merasakan apa yang ada dihati dan pikiran para kader Demokrat, berkecamuk juga, antara marah, kecewa juga sedih, ada yang memilih untuk diam," kata AHY di kantor DPP Partai Demokrat, Jalan Proklamasi, Jakarta, Senin (4/9).
 
Ia mengaku banyak melihat kader Partai Demokrat yang kecewa dengan keputusan itu. Karena itu, AHY meminta para jajarannya untuk bisa menerima kenyataan tersebut.
 
"Tidak sedikit yang kemudian mengekspresikannya di ruang-ruang publik. Sekali lagi saya bisa merasakannya, namun saya mengajak kita semua untuk sabar dan ikhlas menerima kenyataan ini, pasti ada rencana Tuhan yang jauh lebih baik untuk kita semua," ucap AHY.
 
 
Namun, ia mengapresiasi sikap soliditas seluruh kader Partai Demokrat atas sikap NasDem dan Anies yang lebih memilih Cak Imin. Ia memastikan, akan ada hal baik dari keputusan hengkang dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPK).
 
"Mungkin saat ini kita belum tahu persis apa bentuknya, tapi yang jelas sebagai pemimpin, sebagai ketua umum Partai Demokrat, saya bangga sekaligus terharu atas ketegaran, kesetiaan, soliditas, dan solidaritas seluruh kader dan simpatisan Partai Demokrat dalam menghadapi ujian dan tantangan ini," pungkas AHY.
 
Sebagaimana diketahui, Partai Demokrat telah resmi mencabut dukungannya terhadap bakal capres Anies Baswedan dan keluar dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), yang dibentuk bersama Partai NasDem dan PKS. Pencabutan dukungan itu, lantaran Anies Baswedan mendeklarasikan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin sebagai bakal cawapres. 
 
Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore