
istimewa
JawaPos.com - Ormas Pemuda Pancasila (PP) mengaku geram dengan ulah Wakil Ketua Komisi II DPR dari Fraksi PDIP Junimart Girsang yang meminta agar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menertibkan ormas yang berbuat onar.
Wakil Ketua Majelis Pimpinan Wilayah PP, Lasman Napitupulu meminta agar Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri memberikan sanksi tegas kepada kadernya Junimart Girsang dengan melakukan pergantian antar waktu (PAW) sebagai anggota DPR.
"Ibu Megawati harus menegur sanksi, sanksinya PAW-kan," ujar Lasman di sela-sela aksi unjuk rasa PP di depan Gedung DPR, Jakarta, Kamis (25/11).
Lasman menegaskan, Junimart tidak berkomenpeten untuk meminta Kemendagri memberikan sanksi kepada PP. Sehingga alasan itulah Megawati perlu memberikan sanksi tegas.
"Kalau dia lulus uji kompetensi, dia tidak akan keluar bahasa seperti itu," tegasnya.
Selain itu, Lasman juga meminta Junimart Girsang untuk menyampaikan permohonan maaf dengan datang ke Kantor Sekretariat PP. Ini lantaran Junimart enggan untuk menemui anggota PP yang melakukan unjuk rasa di depan Gedung DPR.
"Cukup minta maaf dia akan kita undang. Seandainya dia tidak datang hari ini kita minta perwakilan PDIP dapat menentukan ke sekretariat PP dengan catatan tidak dirumah pribadi," ungkapnya.
Lasman mengatakan, Junimart tidak dipersilakan datang sendiri, melainkan pihak perwakilan dari DPP PDIP diminta juga turut mendampingi untuk datang ke Kantor Sekretariat PP.
Lasman juga menjamin keamanan Junimart Girsang jika nantinya meminta maaf dengan mendatangi Kantor Sekretariat PP.
"Dia klarifikasi di sana bersama ketua umum kami, sehingga bisa sampai secara nasional. Mungkin nanti kita akan live streaming," tuturnya.
Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi II DPR RI Junimart Girsang meminta maaf kepada keluarga besar organiasai kemasyarakatan (ormas) Pemuda Pancasila (PP) mengenai pernyataanya terdahulu.
Adapun Junimart sebelumnya meminta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk menertibkan ormas yang kerap terlibat bentrokan.
"Namun demikian apabila saya dipersalahkan karena tanggapan itu, sebagai manusia beriman saya minta maaf kepada keluarga PP," ujar Junimart.
Legislator Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tersebut mengaku keluarga besar PP tidak membaca stetment dirinya secara utuh yang meminta ormas ditertibkan oleh Kemendagri.
"Karena tidak ada stetment saya yang menyatakan agar Kemendagri membubarkan PP sebagai ormas berskala nasional," katanya.
Junimart mengatakan, permintaan maaf ini lantaran dirinya menjunjung tinggi kedamaian antar sesama. Sehingga dia lebih memilih meminta maaf kepada keluarga besar PP.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
