Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 16 Juni 2021 | 06.06 WIB

Fahri Minta KPK untuk Berhenti Mengintip Amplop

Waketum Partai Gelora Fahri Hamzah. - Image

Waketum Partai Gelora Fahri Hamzah.

JawaPos.com - Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah mengatakan, mengkritik kinerja KPK yang disebutnya selama ini lebih senang mengintip amplop ketimbang melihat audit. Menurutnya, audit merupakan alat yang tepat untuk menemukan adanya indikasi korupsi.

"Kalau mau memberantas korupsi jangan ngintip amplop, karena amplop itu kecil. Lebih baik intip audit. Sebab dari audit itulah alat untuk menemukan korupsi yang benar, karena auditor negara ini sensitif dengan penyimpangan. Ibarat pipa (ada) lubang dikit tahu. Auditor kita kelas dunia, dia audit PBB," kata Fahri dalam keterangannya, Selasa, (15/6).

Karena itu, Fahri juga menyarankan agar KPK jangan memusuhi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebagai auditor. "Ini yang namanya BPK jangankan diajak kerja sama sama KPK, malah dimusuhin. Sampai sekarang BPK masih tunggu sinyal apakah kita bisa kerja sama atau enggak," tambahnya.

Karena itu Fahri menilai, lebih baik semua pihak segera mengakhiri polemik TWK yang selama ini ramai dibicarakan berbagai kalangan. Menurutnya, TWK merupakan bagian dari proses transisi KPK menjadi lembaga antikorupsi yang fokus melakukan audit sebagai dasar untuk menemukan indikasi korupsi.

Fahri juga berharap, KPK bisa lebih bergerak efektif dalam melakukan pemberantasan korupsi. Tanpa harus menonjolkan sensasi-sensasi pengungkapakan kasus korupsi.

Baca Juga: Tak Terima Candaan Yasonna Soal AHY, Santoso Demokrat Ngomong Begini


"Kalau kita penginnya sensasi lagi, tangkap sana, tangkap sini, kemungkinan sudah nggak banyak lagi, nggak banyak lagi, karena orientasinya dari ngintip ke audit. Sebenarnya itu yang benar," terang Fahri.

Sensasi-sensasi di tubuh KPK yang dimaksud Fahri merujuk pada banyaknya operasi tangkap tangan (OTT) oleh lembaga antirasuah di periode terdahulu. Fahri melihat, KPK era Firli Bahuri tidak akan banyak melakukan OTT.

"Di periode ini saya pikir KPK akan bakal lebih berorientasi kepada audit," ujarnya.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore