
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan pidato refleksi pergantian tahun di JCC, Senayan, Jakarta, Rabu (11/12/2019). Melalui pidato politik ini, SBY mengajak semua pihak untuk memahami tahun 2020 yang akan datang. Karena ba
JawaPos.com - Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku, dan yakin Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak terlibat dalam upaya kudeta yang dilakukan oleh Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko.
Moeldoko memang kerap disebut sebagai salah satu orang yang ingin melakukan kudeta terhadap Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Ketua Umum Partai Demokrat. Kudeta itu dilakukan demi menjadi Capres di Pemilu 2024. ’’Saya pribadi sangat yakin bahwa yang dilakukan oleh Moeldoko adalah di luar pengetahuan Presiden Jokowi,’’ ujar SBY dalam keterangannya, Rabu (24/2).
Bahkan SBY menegaskan, integritas Presiden Jokowi tidak perlu diragukan. Tidak seperti anak buahnya, Moeldoko yang ingin mengambil alih Partai Demokrat dengan cara ilegal. ’’Saya yakin bahwa Presiden Jokowi memiliki integritas yang jauh berbeda dengan perilaku pembantu dekatnya itu,’’ katanya.
SBY berpendapat, yang dilakukan oleh Moeldoko sejatinya telah merugikan dirinya sendiri. Karena bernafsu ingin menjadi Ketua Umum Partai Demokrat lalu melegalkan berbagai cara. Hal ini tidak bisa diterima oleh dirinya dan kader-kader Partai Demokrat. ’’Demokrat justru berpendapat apa yang dilakukan Moeldoko sangat menganggu dan merugikan nama baik beliau,’’ ungkapnya.
Lebih lanjut SBY mengatakan dirinya juga menyakini bahwa Menko Polhukam Mahfud MD, Menkumham Yasonna Laoly, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan kepala BIN Budi Gunawan tidak terlibat dalam upaya kudeta kepada AHY. ’’Partai Demokrat percaya bahwa para pejabat tersebut memiliki integritas, betul-betul tidak tahu menahu, dan tidak masuk akal jika ingin mengganggu Partai Demokrat’’ ungkapnya.
Sebelumnya, KSP Moeldoko membantah untuk melakukan kudeta terhadap AHY dari kursi ketua umum Partai Demokrat. Menurutnya AHY yang terpilih secara aklamasi di Demokrat tidak akan bisa dilengserkan olehnya.
Moeldoko mengakui memang bertemu dengan para kader Partai Demokrat. Namun pertemuan tersebut bukanlah membahas mengenai upaya kudeta terhadap putras sulung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut.
Bahkan Moeldoko juga membantah dirinya ingin menjadi calon presiden di 2024 mendatang. Baginya saat ini dia hanya menjalankan tugas yang diberikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai KSP. (*)
Saksikan video menarik berikut ini:
https://youtu.be/A8tnWZlshV8
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022