Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 19 Januari 2021 | 20.17 WIB

Ribka Tjiptaning Dirotasi ke Komisi VII, Buntut dari Ogah Divaksin?

Ribka Tjiptaning - Image

Ribka Tjiptaning

JawaPos.com - Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) melakukan rotasi kepada lima kadernya di DPR. Salah satu yang ikut rotasi adalah Ribka Tjiptaning.

Ribka Tjiptaning yang sebelumnya sebagai Anggota Komisi IX DPR. Kemudian dipindah ke Komisi VII DPR.

Saat dikonfirmasi, Ribka mengaku harus banyak belajar lagi. Karena profesinya yang sebagai dokter ini sangat berbanding terbalik dengan Komisi VII DPR yang meliputi energi, riset dan tekonologi. ’’Komen saya, lucu juga dokter urus minyak. Harus belajar nih,’’ ujar Ribka saat dihubungi, Selasa (19/1).

Ribka enggan menanggapi mengenai spekulasi dirinya terkena rotasi karena menolak untuk disuntik vaksin Covid-19. Menurut Ribka, hal itu hanya bisa dijawab oleh pimpinan Fraksi PDIP yang memindahkan dirinya tersebut. ’’Tanya ke yang mindahin saya, pimpinan fraksi, jangan saya,’’ katanya.

Adapun surat rotasi para anggota dewan ini tertuang dalam surat Fraksi PDIP DPR RI Nomor 04/F-PDIP/DPR-RI/I/2021. Yang ditandatanganu oleh Ketua Fraksi Utut Adianto dan Sekretaris Fraksi Bambang Wuryanto.

Setidaknya ada lima anggota fraksi PDIP yang dirotasi. Seperti Ribka TJiptaning dari Komisi IX DPR dipindah ke Komisi VII. Kemudian Ihsan Yunus yang dirotasi. Dia dirotasi dari Wakil Ketua Komisi VIII menjadi anggota Komisi II.

Lalu Johan Budi Sapto Pribowo dari anggota Komisi II menjadi anggota Komisi III. Serta dua nama lainnya, yakni Gilang Dhielafararez dari anggota Komisi VI menjadi anggota Komisi III dan Marinus Gea dari anggota Komisi III menjadi anggota Komisi XI.

Diketahui, Ribka Tjiptaning sempat membuat geger. Karena dia menolak dirinya dan keluarganya untuk bisa divaksinasi Covid-19 ini. Hal itu ia sampaikan saat rapat kerja Komisi IX DPR dengan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin beberapa waktu lalu. ’’Kalau persoalan vaksin, saya tetap tidak mau divaksin, kalau dapat sanksi Rp 5 juta mending saya bayar misalnya saya menjual mobil,’’ ujar Ribka.

Ribka menolak penyuntikan vaksi Covid-19 ke dirinya dan keluarganya karena belum adanya jaminan keamanan vaksin Sinovac asal Tiongkok ini. ’’Bagaimana orang Bio Farma juga masih bilang belum uji klinis ketiga dan lain-lain,’’ katanya.

Ribka sendiri mengaku sudah ditegur oleh koleganya Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto karena menolak untuk disuntik vaksin Covid-19. (*)

 

Saksikan video menarik berikut ini:

https://youtu.be/k0dXtRnmlZs

 

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore