
Jokowi-Ma
JawaPos.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengakomodir berbagai elemen pendukungnya di dalam Kabinet Indonesia Maju (KIM). Dukungan politik juga ada pada parlemen yang mayoritas diisi legislator pendukung pemerintah.
Karena itu, Ketum Laskar Rakyat Jokowi (LRJ) Riano Oscha berharap para menteri yang telah dilantik oleh Presiden itu, bisa langsung menunjukan totalitasnya dalam bekerja.
“Kini saatnya bekerja, harapan ada di pundak mereka. Kami berharap para menteri benar-benar dapat memahami dan mengimplementasikan visi dan misi Pak Jokowi membawa Indonesia maju, dan menyejaterahkan rakyat,” ujar Riano dalam keterangan tertulisnya pada JawaPos.com, Kamis (7/11).
Riano juga berharap, pemerintahan Jokowi - Ma'ruf sepatutnya bisa menghadirkan harapan baru. Terutama gebrakan dari tim ekonomi yang ada di Kabinet Indonesia Maju.
"Saya pikir rakyat saat ini sedang menunggu sebuah gebrakan di bidang ekonomi. Oleh sebab itu, tim ekonomi yang ada saat ini harus segera bergerak cepat," paparnya.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi triwulan III-2019 sebesar 5,02 persen. Itu artinya melambat dibandingkan kuartal yang sama pada tahun lalu yang tumbuh 5,17 persen.
"Kini saatnya Kabinet Indonesia Maju bekerja membawa Indonesia maju dan membawa kesejahteraan rakyat," ujarnya.
Hal senada juga disampaikan Ketum Forum Relawan Jokowi Andi Azwan. Dia menyebutkan tidak ada lagi waktu berleha-leha, tim ekonomi wajib untuk terus kerja, kerja, dan kerja.
Menurutnya, perekonomian dunia memang tengah mengalami tekanan yang cukup berat, bahkan sudah masuk kategori resesi. Tapi, bukan berarti itu menjadi alasan mutlak bahwa ekonomi Indonesia sulit menanjak.
“Kalau tidak ada terobosan signifikan, berarti tim ekonomi pemerintah bisa dikatakan tidak siap. Waspada dengan kondisi ekonomi global boleh saja, namun tetap harus dipikirkan solusinya,” ujarnya.
Sementara itu Ketua DPP Arus Bawah Jokowi Supriyanto menyebutkan Presiden Jokowi menyampaikan, Indonesia punya potensi menjadi negara dengan pendapatan tinggi (high income country). Demi mencapai tujuan tersebut, maka perlu menggenjot ekonomi untuk keluar dari jebakan negara dengan pendapatan menengah (middle income country).
“Nah, ini tentunya tantangan bagi tim ekonomi Kabinet Indonesia Maju. Kita minta Presiden Jokowi agar mewajibkan menteri turun ke lapangan. Kami dukung penuh hal itu,” tegasnya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
