
Photo
JawaPos.com - Para pendiri dan senior Partai Demokrat mendesak untuk segera digelar Kongres Luar Biasa (KLB). Tujuannya untuk mengganti posisi ketua umum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat Max Sopacua mengatakan, sosok yang cocok menggantikan SBY adalah putra sulungnya Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
"Bagi kami yang paling depan saat ini adalah AHY. Karena dia sudah kerja ke daerah-daerah," ujar Max Sopacua dalam konfrensi pers di kawasan Cikini, Jakarta, Kamis (13/6).
Walau pun diduga ada persepsi nantinya Partai Demokrat disebut partai keluarga, karena jabatan ketua umum selanjutnya adalah AHY. Max Sopacua mengakut tidak mempermasalahkan hal itu. Sebab mekanisme pergantian ketua umum harus lewat KLB.
"Ini demi menyelamatkan Partai Demokrat ke depannya. Termasuk juga merombak struktur kepengurusan yang sudah terlalu keluar jalur. Termasuk jika AHY maju melalui KLB maka itu bukan masalah keluarga," katanya.
Selain itu, Max juga menilai AHY adalah kader paling berpotensial untuk diusung sebagai calon presiden pada 2024.
"Saat ini AHY berada paling depan, dan beliau satu satunya diusulkan untuk 2024," ucapnya.
Lebih lanjut, Max mengatakan, walaupun dalam perolehan suara Pemilu 2019 Partai Demokrat mendapatkan angka 7,77 persen suara alias 54 kursi DPR. Namun, itu bukan sepenuhnya menjadi kesalahan SBY. Karena menurutnya, sang ketum sudah bekerja keras turun ke daerah-daerah. Hanya saja harus rehat karena menemani istrinya di Singapura.
"Dosa, kalau kami salahkan Pak SBY. Karena Pak SBY sudah lakukan mati-matian untuk Demokrat," pungkasnya.
Sekadar informasi, Kongres Partai Demokrat sedianya baru akan digelar pada 2020 mendatang. Namun dengan kondisi Demokrat yang terjadi saat ini, ditambah dengan merosotnya suara di Pemilu 2019. Maka para senior mendorong KLB bisa digelar pada tahun ini, atau selambat-lambatnya pada 9 September 2019 ini.
Selai Max, para senior dan pendiri Partai Demokrat membuat Gerakan Moral Penyelamatan Partai Demokrat. Mereka terdiri dari pendiri Demokrat, Ahmad Mubarok, Sahat, Dewan Pengawas Demokrat Isak.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
