
Pasangan capres dan cawapres nomor urut 01, Joko Widod dan Ma
JawaPos.com - Elektabilitas pasangan calon nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf mengalami penurunan 3,4 persen. Data itu terungkap dalam survei terbaru Litbang Kompas dalam surveinya pada rentang waktu 22 Februari-5 Maret 2019.
Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Garda Maharsi menilai, penurunan ini terjadi karena maraknya hoax. Seperti yang terjadi di Karawang, ketika ada ibu-ibu menyebarkan informasi jika Jokowi kembali menang tidak akan ada lagi azan.
"Memang capres 01 menyebutkan sempat terjadi penurunan. Itu terjadi karena black champaign yang dilakukan dari pintu ke pintu," kata Garda di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (20/3).
Garda lantas menyesalkan masifnya penyebaran hoax yang menyerang kubu 01. Pasalnya, perbuatan itu sangat dilarang dalam undang-undang pemilu.
Di sisi lain, Caleg Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini meminta agar hasil sebuah survei tidak disalahgunakan. Apalagi untuk membangun opini demi kepentingan delegitimasi hasil pemilu.
"Poinnya adalah jangan sampai survei menghasilkan argumentasi untuk mendelegitimasi pemilu," tegasnya.
Diketahui, berdasarkan survei terbaru Litbang Kompas elektabilitas Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandi selisih 11,8 persen. Petahana mendapat 49,2 persen, sedangkan penantang, 37,4 persen. Adapun sebanyak 13,4 persen masih merahasiakan pilihannya.
Elektabilitas Prabowo-Sandi naik 4,7 persen dalam enam bulan, dari 32,7 persen pada Oktober 2018 menjadi 37,4 persen pada survei kali ini. Sebaliknya, rivalnya, Jokowi-Ma'ruf turun 3,4 persen, dari 52,6 persen pada Oktober 2018 menjadi 49,2 persen.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
