Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 11 Februari 2019 | 17.50 WIB

Tjahjo Kumolo: Pertahanan Terbaik Adalah Menyerang

Mendagri Tjahjo Kumolo saat diwawancara awak media beberapa waktu lalu - Image

Mendagri Tjahjo Kumolo saat diwawancara awak media beberapa waktu lalu


JawaPos.com - Selama ini Presiden Joko Widodo (Jokowi) dituduh dengan banyaknya hoaks yang diciptakan oleh oknum. Misalnya pro terhadap asing, bagian dari PKI dan kriminalisasi ulama.


Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo mengatakan memang empat tahun ini Presiden Jokowi diam dari serangan-serangan hoak. Sehingga kalau saat ini Presiden Jokowi bertindak dengan membantah isu tersebut adalah hal wajar.


"Jadi kalau pun sekarang Pak Jokowi mulai bangkit menyerang dalam arti menjawab dan menepis semua isue provokatif dan tendensius, maka hal tresebut adalah wajar dan benar," ujar Tjahjo dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Senin (11/2).


Karena menurut Tjahjo, ada idiom yang menyebut pertahanan yang terbaik adalah lewat strategi menyerang. Sehingga lawan tidak mendapatkan celah melakukan kebohongan-kebohongan politik.


"Ada idiom yang menyatakan bahwa pertahanan yang terbaik adalah menyerang, sebagaimana dilakukan dalam permainan catur," katanya.


Serangan Presiden Jokowi itu adalah cerminan dari semangat yang terluka karena fitnah. Sehingga suasana ofensif semacam itu, tidak perlu lagi Presiden Jokowi menerapkan strategi defensif.


‎"Maju terus pantang mundur. Rakyat perlu tahu dan harus tahu yang direncanakan dan yang telah dilaksanakan oleh Presiden, pemerintah akan terus Paparkan terus hasil dari kerja nyata. Rakyat menunggu," pungkasnya.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore