
PAMERKAN KTA: Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok alias BTP menunjukkan KTA PDIP di Kantor PDIP Bali, Jumat (8/2).
JawaPos.com - Bergabungnya mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ke Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dianggap tidak akan membawa dampak baik. Justru sebaliknya, diperkirakan akan memberikan efek negatif.
Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean mengatakan, bergabungnya Ahok ke PDIP merupakan hal wajar. Sebab itu adalah hak politiknya setelah selesai menjalani hukuman atas vonis bersalah dalam perkara penodaan agama.
"Itu kan hak politik Ahok yah dia mau bergabung ke mana saja itu hak politiknya," ujar Ferdinand kepada JawaPos.com, Sabtu (9/2).
Anak buah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu lantas menilai kehadiran Ahok berpotensi melahirkan konflik di internal partai. Pasalnya, Ahok merupakan orang yang ambisius dalam berpolitik.
Namun, di internal PDIP sendiri banyak kader senior yang sudah mengabdi untuk partai jauh sebelum Ahok bergabung. Belum lagi di partai berlambang banteng itu pun banyak keluarga Soekarno. Situasi ini bisa memicu terjadinya perebutan tiket politik.
"Kehadiran Ahok di PDIP ini akan berpotensi terjadi konflik. Perebutan tiket politik lah kalau saya sebut," imbuhnya.
Atas dasar itu, Ferdinand menilai jika kehadiran Ahok ini tidak akan membawa manfaat bagi PDIP. Belum lagi pendukung Ahok yang dikenal dengan Ahokers, memang sebagian besar sudah berada di kubu PDIP sekalipun Ahok tidak menjadi kader.
"Ahok ini tidak membawa manfaat ke PDIP sama sekali, karena toh juga selama ini Ahokers ada di sana sebagian dan sebagian di PSI," jelasnya.
Lebih lanjut, Ferdinand menyebut bergabungnya Ahok ke PDIP juga akan berimbas ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Menurutnya PSI merupakan basis terbesar dari Ahokers. Dengan bergabungnya Ahok ke partai lain tentu bisa menggerus suara Ahokers di partai besutan Grace Natalie itu.
"PSI ini kan sarangnya Ahokers, tapi Ahok malah memilih partai yang lebih besar untuk ambisi politiknya. Jadi PSI akan dirugikan menurut saya," pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Prediksi Skor Al-Hilal vs Al-Gharafa di Liga Champions Asia: Gabriel Martinelli Cetak Gol Lagi!
Prediksi Genoa vs Sudtirol: Rotasi De Rossi Jadi Sorotan, Laga Coppa Italia Bisa Berlangsung Sengit
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Osasuna di Liga Spanyol: Los Colchoneros Menang di Metropolitano

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022