Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 24 Juni 2018 | 01.27 WIB

Soal LRT Ada Beda Data, Gerindra: Yang Paling Benar Prabowo Subianto

Prabowo Subianto - Image

Prabowo Subianto


Contoh lain adalah pembangunan ekstensi LRT di Malaysia. Dikutip dari ‎thesundaily.my ‎pada 2016 Malaysia memulai perpanjangan proyek LRT jalur Ampang sepanjang 18,1 kilometer (km) dan jalur Kelana Jaya - Putra Heights sepanjang 17,4 km. Saat itu, Perdana Menteri Najib Rajak menyebut biaya masing-masingnya sebesar RM 10 miliar (sekitar Rp 35 triliun).


Itu artinya, biaya yang dikeluarkan oleh Malaysia untuk setiap km proyek LRT sekitar Rp 1,9 triliun. Penghitungannya, Rp 35 triliun dibagi 18,1 km untuk jalur Ampang. Hasilnya adalah Rp 1,933 triliun per km dengan kurs RM 1 adalah Rp 3.500.


Angka itu masih jauh lebih mahal dari yang disebut Prabowo Subianto soal biaya pembangunan LRT di Indonesia sebesar USD 40 juta atau sekitar Rp 500 miliar per km. Dengan kata lain, pembiayaan infrastruktur tidak bisa dibandingkan apple to apple pada tiap-tiap negara.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore