
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah jadi saksi meringankan Ratna Sarumpaet. (Dok JawaPos.com)
JawaPos.com - Aksi terorisme di Sibolga, Sumatra Utara kembali menggegerkan masyarakat Indonesia. Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mendesak polisi harus lebih canggih dan bisa mendeteksi hingga ke akar-akarnya.
“Kita ingin investigasi yang transparan, supaya anatomi dari kejahatan terorisme itu bisa kita baca hingga ke akar-akarnya. Itu yang kita mau dari kepolisian,” ujar Fahri di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (13/3).
Di sisi lain, Fahri menilai, penegakan hukum secara transparan tak hanya dalam kasus tindak pidana terorisme. Lebih jauh lagi, dia meminta pemerintah juga harus transparan setiap kasus yang tengah ditangani.
"Masyarakat juga tahu apa yang sedang terjadi, jadi jangan berusaha untuk menutup-nutupi," ungkapnya.
Lebih lanjut, Fahri menegaskan, pihaknya bakal kembali mendorong pembentukan Badan Pengawas (Bawas) untuk upaya pengentasan kasus terorisme. Sebab sampai saat ini, lembaga legislator masih belum juga membentuk tim Bawas.
Padahal pembentukan dewan pengawas telah tercantum pada Pasal 43 J UU Nomor 5 tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. Regulasi itu telah mengamanatkan DPR RI untuk membentuk Dewan Pengawas.
Namun, kata dia, sejak undang-undang itu disahkan pada Mei 2018 lalu, dewan pengawas belum juga dibentuk. Pasalnya, Komisi III belum juga membahas usulan tersebut bersama Polri.
“Kami tunggu saja dari komisi III. Segera, bila perlu hari ini saya teken kalau udah datang,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, terjadi ledakan di Jalan Cendrawasih, Kelurahan Pancuranbambu, Kecamatan Sibolga Sambas, Kota Sibolga, Sumatera Utara (Sumut), Selasa (12/3). Kabar teranyar menyebut, ledakan itu diduga berasal dari bom rakitan.
Detasemen khusus (Densus) 88 sedang berada di lokasi kejadian. Mereka melakukan penyelidikan bersama ratusan anggota kepolisian lainnya.
Ledakan ini terjadi sebelum kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Sumut. Dari jadwal yang beredar, Jokowi akan datang ke sejumlah titik termasuk Sibolga.
Diketahui, Jokowi akan berkunjung ke Sumut pada 15-17 Maret 2019. Pada hari pertama, Jokowi akan menghadiri sejumlah agenda di Sumut. Di antaranya adalah peresmian Pelabuhan Kuala Tanjung Multipurpose Terminal (KTMT) di Batubara.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
