Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 23 April 2025 | 23.32 WIB

Presiden Prabowo Pimpin Tanam Padi Serentak di 14 Provinsi Dengan Teknologi Drone

Presiden Prabowo Subianto memimpin kegiatan tanam padi serentak bersama 14 provinsi. (Setpres). - Image

Presiden Prabowo Subianto memimpin kegiatan tanam padi serentak bersama 14 provinsi. (Setpres).

JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto memimpin kegiatan tanam padi serentak bersama 14 provinsi yang dipusatkan di Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatra Selatan, Rabu (23/4). Kegiatan tanam padi serentak ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan dan kedaulatan pangan.

Di lokasi, Prabowo meninjau lebih dahulu peningkatan lahan yang sebelumnya berupa rawa dan tidak produktif. Namun saat ini area tersebut telah dimanfaatkan menjadi area sawah seluas 105 hektare dengan sistem tanam teknik modern. 

"Katanya disini adalah tempatnya buaya. Sekarang sedang dibangun 105 ribu hektare sawah dan teknik-teknik yang paling modern di dunia," ucap Presiden. 

Di area tersebut, Presiden Prabowo secara langsung menjajal penebaran benih padi dengan menggunakan teknologi pertanian yakni drone DJI Agras T40. Menurut Presiden, penebaran benih dengan menggunakan teknologi tersebut dapat menjangkau 25 hektare lahan dalam waktu sehari. 

"Tadi saya sendiri mencoba, kaget juga saya untuk pertama kali mengendalikan drone itu yang menyebarkan, menebarkan benih. Ini ternyata bisa 1 hari 25 hektare. Yang tadinya 1 hektare kalo pake tenaga manusia 25 hari, sekarang 25 hekatre 1 hari," lanjutnya. 

Presiden pun menyampaikan optimisme tinggi terhadap pencapaian ketahanan pangan nasional dan peran Indonesia di kancah global. Kepala Negara meyakini bahwa Indonesia tidak hanya menuju swasembada pangan, tetapi akan menjadi lumbung pangan dunia.

"Nanti Indonesia akan memimpin revolusi hijau kedua di dunia, yang tadinya banyak yang tidak percaya, tidak yakin, sekarang di depan mata kita, kita sedang melihat ini benar-benar sangat mungkin dan akan terwujud cita-cita kita. Indonesia tidak hanya swasembada pangan, Indonesia akan menjadi lumbung pangan dunia," katanya. 

Presiden juga menekankan pentingnya peran petani sebagai ujung tombak ketahanan nasional. Dia menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras, mulai dari pemerintah pusat hingga daerah, kelompok tani, dan seluruh stakeholder pertanian atas kontribusi mereka dalam mewujudkan visi besar ini.

"Semuanya bahu membahu dari semua daerah kita angkat kemampuan kita, kita angkat penerimaan yang didapat oleh para petani kita. Para petani kita adalah kelompok produsen, kelompok yang menghasilkan pangan untuk seluruh bangsa Indonesia. Kalau pangan kita aman, negara aman," tambahnya. 

Di situ, Presiden Prabowo juga menegaskan komitmennya untuk bekerja keras demi pemerataan kekayaan dan kemakmuran seluruh rakyat Indonesia. Dia menekankan bahwa bukti nyata keberhasilan sudah bisa dilihat langsung di lapangan.

"Ada yang mengatakan ekonomi Indonesia bagus hanya di atas kertas, tidak, di depan mata ekonomi kita di depan mata, ekonomi kita kuat dan akan lebih kuat lagi, kita berjuang," tutup Presiden. 

Turut mendampingi Presiden dalam penebaran benih padi tersebut yakni Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru, dan Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar. 

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore