Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 5 Januari 2024 | 00.11 WIB

Program Susu Gratis, Prabowo Buka Opsi Impor 1,5 Juta Ekor Sapi

Calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto (dua kanan) berdialog dengan pengurus PWI Pusat, di Kantor Dewan Pers, Jakarta, Kamis (4/1/2024). - Image

Calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto (dua kanan) berdialog dengan pengurus PWI Pusat, di Kantor Dewan Pers, Jakarta, Kamis (4/1/2024).

JawaPos.com - Capres Prabowo Subianto membuka opsi impor sapi, jika terpilih sebagai presiden RI pada periode mendatang. Impor sapi itu untuk merealisasikan program susu gratis kepada anak-anak.

Capres nomor urut 2 Prabowo Subianto mengatakan, susu terbaik adalah yang langsung dari sapi. Bukan yang sudah dikemas dan ditambahi gula atau pengawet.

Ketua Umum Partai Gerindra itu menyenbut populasi sapi di Indonesia tidak sebanding dengan kebutuhan. Oleh karena itu, butuh kehendak politik yang kuat agar program tersebut terealisasi.

"Kita punya niat nggak, kita punya kehendak politik atau tidak, kalau kita punya kehendak politik ya sudah untuk 1, 2, 3, 4 tahun kita beli sapinya kita kembangkan di Indonesia," kata Prabowo di kantor PWI Pusat, Jakarta Pusat, Kamis (4/1).

Prabowo menjelaskan, target pemberian susu adalah 82 juta anak. Dengan asumsi satu anak mengkonsumsi setengah liter susu per hari, maka dibutuhkan sekitar 40 juta liter susu per hari.

"Berarti kita minimal perlu sapi perah 2,5 juta. Jadi kita mungkin harus impor 1 juta atau 1,5 juta sapi. Dalam dua tahun dia akan melahirkan, kita akan punya 3 juta. Kira-kira begitu strategi kita. Ini tidak instan tapi ada will-nya, ada kehendak. Penting dak anak-anak kita kasih gizi," jelasnya.

Mantan Danjen Kopassus itu menceritakan hasil eksperimen intervensi perbaikan gizi terhadap siswa sekolah dengan menggunakan telur. Kala itu siswa di sebuah sekolah itu diberi telur rutin dalam seminggu. Lima hari dalam seminggu dikasih tiga telur. Setiap dua hari dikasih satu telur. Setelah enam bulan, nilai akademis siswanya naik. "Jadi ini terbukti anak-anak kita harus kita intervensi sekarang," imbuh Prabowo.

Saat ini, kata Prabowo, tidak bisa banyak berteori dalam menjalankan program. Sebab, anak-anak terutama kalangan ekonomi lemah harus segera diintervensi pemenuhan gizinya supaya bisa berkembang intelektualnya.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore