Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 22 April 2026 | 15.14 WIB

Prabowo Dorong Percepat Pembangunan PLTS untuk Kurangi Ketergantungan Energi Fosil

Mendiktisaintek Brian Yuliarto usai menghadiri rapat terbatas bersama Presiden di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (21/4) malam. (Istimewa) - Image

Mendiktisaintek Brian Yuliarto usai menghadiri rapat terbatas bersama Presiden di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (21/4) malam. (Istimewa)

JawaPos.com - Pemerintah terus mempercepat transisi menuju energi bersih melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) skala besar. Presiden Prabowo Subianto menargetkan percepatan program ini sebagai langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan pada pembangkit listrik berbasis diesel.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, menyampaikan pemerintah telah mengevaluasi sejumlah program strategis, termasuk pengembangan PLTS berkapasitas besar.

“Evaluasi terkait beberapa program, terutama bersama Danantara, kaitannya dengan program PLTS 100 giga,” kata Brian usai menghadiri rapat terbatas bersama Presiden di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (21/4).

Menurut Brian, Presiden secara langsung meminta agar implementasi program tersebut dipercepat, khususnya untuk menggantikan pembangkit listrik diesel yang masih digunakan di berbagai wilayah.

“Bapak Presiden menanyakan perkembangannya dan meminta agar itu dipercepat, terutama untuk yang diesel. Dari hasil rapat antara Danantara, PLN, serta para ahli di kementerian dan perguruan tinggi, ditargetkan tahun ini penggantian mencapai 10 gigawatt untuk pembangkit diesel,” jelasnya.

Brian menekankan, pengurangan pembangkit diesel akan diimbangi dengan penambahan kapasitas energi terbarukan, terutama PLTS. Berdasarkan perhitungan bersama antara Kementerian ESDM, PLN, Danantara, serta kalangan akademisi, terdapat potensi instalasi PLTS hingga 17 gigawatt dalam waktu dekat.

“Sebagian kapasitas diesel akan dikurangi, sementara tambahan PLTS diperkirakan mencapai sekitar 7 gigawatt. Secara total, potensi instalasi PLTS yang dapat dilakukan dalam waktu dekat mencapai 17 gigawatt,” ungkapnya.

Sementara terkait lokasi pembangunan, Brian menegaskan seluruh implementasi program akan berada di bawah koordinasi PLN sebagai pelaksana utama.

“Lokasinya nanti akan ditentukan oleh PLN sebagai implementator program tersebut,” pungkasnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore