
Mendiktisaintek Brian Yuliarto usai menghadiri rapat terbatas bersama Presiden di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (21/4) malam. (Istimewa)
JawaPos.com - Pemerintah terus mempercepat transisi menuju energi bersih melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) skala besar. Presiden Prabowo Subianto menargetkan percepatan program ini sebagai langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan pada pembangkit listrik berbasis diesel.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, menyampaikan pemerintah telah mengevaluasi sejumlah program strategis, termasuk pengembangan PLTS berkapasitas besar.
“Evaluasi terkait beberapa program, terutama bersama Danantara, kaitannya dengan program PLTS 100 giga,” kata Brian usai menghadiri rapat terbatas bersama Presiden di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (21/4).
Menurut Brian, Presiden secara langsung meminta agar implementasi program tersebut dipercepat, khususnya untuk menggantikan pembangkit listrik diesel yang masih digunakan di berbagai wilayah.
“Bapak Presiden menanyakan perkembangannya dan meminta agar itu dipercepat, terutama untuk yang diesel. Dari hasil rapat antara Danantara, PLN, serta para ahli di kementerian dan perguruan tinggi, ditargetkan tahun ini penggantian mencapai 10 gigawatt untuk pembangkit diesel,” jelasnya.
Brian menekankan, pengurangan pembangkit diesel akan diimbangi dengan penambahan kapasitas energi terbarukan, terutama PLTS. Berdasarkan perhitungan bersama antara Kementerian ESDM, PLN, Danantara, serta kalangan akademisi, terdapat potensi instalasi PLTS hingga 17 gigawatt dalam waktu dekat.
“Sebagian kapasitas diesel akan dikurangi, sementara tambahan PLTS diperkirakan mencapai sekitar 7 gigawatt. Secara total, potensi instalasi PLTS yang dapat dilakukan dalam waktu dekat mencapai 17 gigawatt,” ungkapnya.
Sementara terkait lokasi pembangunan, Brian menegaskan seluruh implementasi program akan berada di bawah koordinasi PLN sebagai pelaksana utama.
“Lokasinya nanti akan ditentukan oleh PLN sebagai implementator program tersebut,” pungkasnya.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
