Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 12 Desember 2023 | 19.40 WIB

Blusukan ke Pasar, Atikoh Ganjar Soroti Pentingnya Stabilitas Harga Bahan Pokok

Istri calon presiden (capres) nomor urut 3 Ganjar Pranowo Siti Atikoh Suprianti blusukan memantau harga kebutuhan pokok di Pasar Rau, Cimuncang, Kota Serang, Banten, Senin (11/12). - Image

Istri calon presiden (capres) nomor urut 3 Ganjar Pranowo Siti Atikoh Suprianti blusukan memantau harga kebutuhan pokok di Pasar Rau, Cimuncang, Kota Serang, Banten, Senin (11/12).

JawaPos.com - Istri calon presiden (capres) nomor urut 3 Ganjar Pranowo Siti Atikoh Suprianti menyoroti pentingnya kestabilan harga kebutuhan bahan pokok. Hal ini penting, agar tidak merugikan petani saat harga rendah dan merugikan konsumen saat biaya melambung.
 
Pernyataan itu disampaikan Atikoh setelah blusukan memantau harga kebutuhan pokok di Pasar Rau, Cimuncang, Kota Serang, Banten, Senin (11/12) kemarin.
 
"Di satu sisi petani senang (ketika harga cabai tinggi), tetapi konsumennya kasian, cuma harus ada intervensi dari pemerintah ketika harga rendah itu hasil petani bisa ditampung kemudian nanti dikeluarkan ketika harganya itu tinggi," kata Atikoh dalam keterangannya, Selasa (12/12).
 
 
Ibunda Alam Ganjar itu pun mencontohkan ketidakstabilan harga, yang pada akhirnya merugikan dapat komoditas bawang merah.
 
"Juga kayak kemarin kayak bawang merah, kasihan sekali yang musim sebelumnya September Rp 18 ribu, tetapi dijual hanya Rp 8 ribu. Jadi, ruginya banyak banget. Tetapi ketika harga tinggi mereka untung, tetapi konsumennya kasian. Jadi dua duanya harus saling menguntungkan," ucap Atikoh.
 
Atikoh sempat mendatangi pedagang cabai, untuk berdialog mengetahui harga bahan pokok tersebut.
 
 
Menurut Atikoh, harga cabai di Pasar Rau berbeda dari tempat lain yang dikunjungi wanita kelahiran Jawa Tengah itu sebelumnya. Sebab, harga cabai di sebuah pasar Jogjakarta sedang tinggi mencapai Rp 130 ribu perkilogram.
 
"Kemarin (harga) bisa sampai Rp130 ribu perkilo," tegas Atikoh.
 
Berbeda dengan cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka disebut sempat menawar harga cabai saat blusukan ke Pasar Rumput, Jakarta, Senin (11/12). Gibran sempat membeli cabai rawit merah seberat 3,5 Kg.
 
 
Seorang pedagang cabai rawit, Khoir menyatakan, Gibran membeli cabai dengan harga Rp 420 ribu. Gibran sempat menawar harga cabai rawit itu sebesar Rp 98 ribu.
 
"Mas Gibran sempat nawar jadi Rp 98 ribu. Jadi tadi yang dibayar Rp 420 ribu," pungkas Khoir.
 
Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore