Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 2 Desember 2023 | 04.09 WIB

Komentari Penyataan Anies Soal IKN, Jubir BUMN Ingatkan Soal Kontribusi Kalimantan

Staf Khusus III Menteri BUMN Arya Sinulingga

JawaPos.com - Staf khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Arya Sinulingga mengatakan, sudah waktunya membalas apa yang sudah diberikan Kalimantan untuk Indonesia. Kontribusi Kalimantan untuk Indonesia sudah sangat besar.

Hal ini disampaikan Arya menanggapi pernyataan Anies Baswedan, yang mengkritik rencana pemindahan Ibu Kota ke Kalimantan. Dalam narasinya, Anies menyebut anggaran untuk IKN jika dipakai untuk membangun puskesmas maka seluruh kelurahan yang belum ada puskesmas akan ada. Jika dipakai untuk kesejahteraan polisi atau tentara maka akan meningkat.

Merespons hal itu, Arya mengingatkan besarnya kontribusi yang diberikan Kalimantan untuk Indonesia. Dijelaskannya, ekspor batubara di Kalimantan Timur mencapai hampir Rp. 100 triliun.

Kontribusi ini, lanjutnya, baru dari Kalimantan Timur belum Kalimantan secara keseluruhan. “Kalau cuma Rp. 600 triliun (untuk pembangunan ibu kota baru), itu kecil dibanding kontribusi Kalimantan,” papar Juru Bicara BUMN ini.

Dikatakannya, sudah waktunya bandul pembangunan dipindah ke Kalimantan. Sebab sumber daya alam yang dikeruk dari Kalimantan sudah memberikan kontribusi besar untuk Indonesia.

Menurut Arya, saat ini, semua pembangunan tercentral di Jawa. Sehingga banyak fenomena anak-anak muda terbaik di luar Jawa justru merantau ke Jawa.

"Akibatnya kalaupun dikasih pembangunan pun orang-orang terbaiknya pergi ke Jawa," kata Arya.

Karena itu, lanjut Arya, dengan kondisi seperti itu, maka sudah waktunya bandul pemerintahan pindah ke Kalimantan. "Biar kacamata pembangunan sekarang pindah ke Kalimantan," kata dia.

Sebelumnya capres nomor urut 1, Anies Baswedan mengomentari soal pertanyaan mengenai Ibu Kota Negara (IKN) oleh anak-anak muda Bandung.

"Kami melihat anggarannya yang dibutuhkan untuk membangun tempat itu, Rp 460 sekian triliun itu kalau dipakai untuk mengangkat guru, maka jutaan orang bisa," kata Anies, Rabu (29/11).

Pada kesempatan itu, Anies memilih membangun sarana dan prasarana kesehatan di berbagai wilayah yang membutuhkan ketimbang memfokuskan pembangunan besar di satu lokasi.

"Kalau itu dipakai untuk membangun Puskesmas, maka kelurahan-kelurahan se-Indonesia belum ada (Puskesmas) bisa dibangun Puskesmas. Dan Kalau itu dipakai untuk memperbaiki kesejahteraan, polisi, tentara, serdadu yang mereka kurang, mereka akan mendapat manfaat jauh lebih besar," tutur Anies.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore