
Bakal calon presiden Ganjar Pranowo sebelum menjalani pemeriksaan kesehatan di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Minggu (22/10/2023).
JawaPos.com - Kinerja para menteri dalam mengelola pemerintahan membutuhkan banyak inovasi. Di antaranya bagaimana ketika melakukan reshuffle kabinet.
Ganjar Pranowo menuturkan ada beberapa gagasan unggul untuk memperbaiki sistem pemerintahan dalam mengemban amanah rakyat untuk memimpin Indonesia nanti. Menurut gubernur Jawa Tengah dua periode itu, pemerintah dalam melakukan reshuffle kabinet perlu membuat key performance indicator (KPI) atau indikator kinerja utama. KPI itu dirancang sebagai alat untuk mengukur performa atau kinerja seorang menteri di kabinet.
"Kalau kita bicara KPI kabinet, maka yang akan duduk akan dinilai oleh masyarakat apakah dia cukup sukses memimpin kementeriannya," kata Ganjar kepada media di Jakarta, Kamis (12/10).
Melalui sistem KPI, Ganjar Pranowo mengajak masyarakat untuk dapat berpartisipasi turut memberikan penilaian kinerja kepada seorang menteri di kabinet. Masyarakat dapat berpartisipasi dan melihat bagaimana kinerja dari seorang menteri.
Penilaian berdasarkan KPI akan menjadi prestasi yang signifikan bagi seorang menteri di kabinet. Sebab, tugas mereka secara langsung dipantau oleh masyarakat.
"Itu akan menjadi achievement multifunction kepada setiap menteri untuk dia mencapai target-targetnya karena publik akan mengontrol. Saya pikir menjadi fair kan," ucap Ganjar.
Melibatkan masyarakat dalam proses reshuffle atau perombakan menteri, sambung Ganjar, mendorong lebih banyak partisipasi publik dalam pengambilan keputusan politik.
KPI adalah metrik atau alat ukur menilai sejauh mana sebuah organisasi, departemen, atau individu telah mencapai tujuan dan sasaran tertentu. Hal itu dapat diartikan sebagai upaya untuk mewujudkan transparansi dan akuntabilitas dalam pemerintahan.
Ganjar menegaskan, pernyataannya itu hanya merupakan saran atau pandangan pribadi. Keputusan mengenai reshuffle atau perombakan kabinet merupakan hak prerogatif dari seorang Presiden.
Pada dasarnya Reshuffle kabinet biasanya terjadi sebagai respons terhadap perubahan kebijakan atau kondisi politik tertentu, dan melibatkan pertimbangan yang kompleks. Proses tersebut akan melibatkan berbagai aktor di tingkat eksekutif dan legislatif.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
