Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 11 September 2023 | 13.41 WIB

Menteri PUPR dan Menkeu Jadi Alternatif Cawapres Ganjar Pranowo, Ini Alasannya

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menjawab pertanyaan awak media usai menghadiri acara Jambore Kebangsaan Kawal Pemilu Damai 2024 di Lapangan Pancasila Simpang Lima Semarang, Minggu (3/9/2023).

JawaPos.com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyebut bakal calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampingi Ganjar Pranowo telah mengerucut ke 5 nama. Meski begitu, masih terbuka peluang bagi nama-nama lain yang di luar kelima orang tersebut. 
 
Peneliti Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Saidiman Ahmad mengatakan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani bisa menjadi alternatif Cawapres untuk Ganjar. 
 
"Ganjar Pranowo cukup leluasa memilih Bacawapres karena partai utama pendukungnya, PDI Perjuangan, bisa mengajukan calon tanpa dukungan partai lain. Karena itu, pertimbangan kecukupan partai pendukung tidak begitu dibutuhkan untuk memilih Bacawapres," ujar Saidiman kepada wartawan, Senin (11/9).
 
 
Saidiman menambahkan, mantan Gubernur Jawa Tengah itu dapat menentukan calon wakilnya berdasarkan rekam jejak. Basuki dan  Sri Mulyani pun perlu menjadi pertimbangan untuk masuk dalam bursa Cawapres.
 
"Ganjar bisa menentukan calon pendamping dengan kriteria profesionalitas atau rekam jejak sang calon. Di sini tokoh profesional dengan rekam jejak bagus seperti Sri Mulyani atau Basuki Hadimuljono menjadi mungkin masuk dalam bursa bacawapres Ganjar," kata Saidiman. 
 
Dia beralasan, munculnya nama Basuki dan Sri Mulyani sebagai pendamping Ganjar lantaran keduanya memiliki cukup pengalaman di pemerintahan. Hal itu, dapat membantu Ganjar Pranowo dalam menjalankan pemerintahan jika kelak menjadi Presiden RI 2024-2029. 
 
 
"Saya melihat secara objektif keduanya bagus untuk mempertajam kerja-kerja teknokratis pemerintahan nanti," ucap Saidiman.
 
Sementara itu, Direktur eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya berfikir sama. Menurutnya, Basuki dan Sri Mulyani adalah 2 sosok yang tepat untuk melambangkan keberlanjutan presiden Joko Widodo, sesuatu yang seringkali digaungkan oleh Ganjar
 
“Kalau bicara keberlanjutan Jokowi, harusnya bursa Cawapres diisi oleh Basuki Hadimuljono dan Sri Mulyani.” ujar Yunarto.
 
 
Sebelumunya, Basuki Hadimuljono memang telah masuk ke dalam bursa calon wakil presiden di internal PDIP, Sekretaris Jendral PDIP, Hasto juga memuji kinerja Basuki yang ia anggap sangat positif dan banyak daerah yang mengalami kemajuan infrastruktur di bawah Basuki 
 
"Karena Beliau, ada dari daerah-daerah Aceh mengalami kemajuan, Papua mengalami kemajuan, Sumatera, Palembang mengalami kemajuan karena pembangunan infrastruktur. Kemudian, NTT mengalami kemajuan," ujar Hasto.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore