
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa kedua orang tuanya merupakan mulsim asli kelahiran Boyolali.
JawaPos.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan orang tuanya adalah asli lahir di Boyolali, Jawa Tengah. Sehingga tidak perlu ada yang meragukannya. Itu dikatakannya setelah ada isu yang menyebutkan dirinya adalah keturunan Tionghoa dan bagian dari Partai Komunis Indonesia (PKI).
"Padahal bapak dan ibu saya atau Orang tua saya asli Boyolalii," tegas Presiden Jokowi di kawasan Serpong, Tangerang, Minggu (4/11).
Menurut Presiden Jokowi, apabila masyarakat masih percaya dirinya bukan keturunan PKI. Maka mudah saja untuk melakukan pengecekan. Kata Jokowi, di era demokrasi ini sangat mudah untuk mendapatkan informasi.
"Soal isu PKI, bapak saya itu muslim, kakek saya juga muslim. Itu bisa dicek. Sekarang itu zaman keterbukaan," katanya.
Lebih lanjut Presiden Jokowi menambahkan, saat ini sudah tidak benar apabila ada anggapan dirinya anti-Islam. Hal ini dibuktikannya dengan mengandeng mantan Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan juga Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) nonaktif Ma'ruf Amin.
Namun menurut Jokowi, sebelum dirinya menggandeng Ma'ruf Amin banyak sekali fitnah kepada dirinya yang menyebutkan anti terhadap Islam. Yang membuat isu seperti tidak pernah melihat dirinya berpihak kepada umat Islam.
"Sekarang ini cawapresnya sudah top-nya ulama, profesor Ma'ruf Amin dan ketua MUI. Jadi sekarang sudah enggak ada yang berani bicara tadi (fitnah Jokowi anti-Islam)," pungkasnya.
Sekadar informasi, saat ini isu Boyolali sedang hot di publik. Itu karena calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menyebut masyarakat Boyolali tidak bisa masuk hotel berbintang karena memiliki tampang bukan orang kaya.
Berikut ini kutipan kalimat yang diucapkan oleh Prabowo Subianto dalam video berdurasi 58 detik tersebut.
"Hotel-hotel mewah sebut saja hotel di dunia yang paling mahal ada di Jakarta, ada Ritz Charlton, ada Waldorf Astoria. Namanya saja kalian enggak bisa sebut, dan macam-macam itu semua saya yakin kalian tidak pernah masuk hotel-hotel tersebut. Betul (betul jawab peserta), dan kalau masuk, mungkin kalian diusir, mungkin tampang-tampang kalian tidak tampang orang kaya. Tampang-tampang kalian tampang Boyolali ini," kata Prabowo dalam pidatonya.
Saat ini, Prabowo Subianto juga telah dilaporkan Seorang warga Boyolali bernama Dakun, 47, ke SPKT Polda Metro Jaya.
Laporan tersebut diterima dengan Nomor : LP/6004/XI/2018/PMJ/Dit.Reskrimsus tertanggal 2 November 2018. Dalam laporan itu Prabowo diduga mendistribusikan informasi elektronik yang bermuatan kebencian.
Dalam laporan itu juga dia dijerat dengan Pasal 28 ayat 2 Juncto Pasal 45A ayat 2 UU RI Nomor 19 tentang ITE dan atau Pasal 4 huruf b angka 2 Juncto Pasal 16 UU RI Nomor 40 tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis dan atau Pasal 156 KUHP.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
