Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 6 Agustus 2023 | 12.30 WIB

PDIP Bakal Ambil Langkah Hukum Terkait Pembakaran Bendera Partai saat Demo Bela Rocky Gerung

Djarot Syaiful Hidayat - Image

Djarot Syaiful Hidayat

JawaPos.com - DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) akan mengambil langkah hukum atas peristiwa pembakaran bendera partai oleh pihak yang mengaku sebagai aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Jakarta. Pembakaran ini terjadi saat massa menggelar unjuk rasa membela Rocky Gerung.

"Untuk diketahui, PDIP memiliki militansi yang tinggi termasuk dalam mengibarkan jutaan bendera di seluruh tanah air. Termasuk dalam menjaga bendera tersebut dari tindakan yang tidak pantas," kata Ketua DPP PDIP Djarot Syaiful Hidayat di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Sabtu (5/8).

Dia mengatakan, semua pihak harus mengedepankan etika dalam berpendapat dan berekspresi. Tindakan di luar norma harus dihindari.

"Kejadian pembakaran bendera PDIP sangat disayangkan. Menjelang Pemilu 2024 maka semua pihak harus menahan diri dari perbuatan yang memancing emosi massa. Pembakaran bendera termasuk yang bisa menimbulkan kemarahan di akar rumput," tegas Djarot.

Sebelumnya, sekelompok orang yang mengatasnamakan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Jakarta melakukan unjuk rasa membela Rocky Gerung, setelah dipolisikan karena diduga menghina Presiden Jokowi. Dalam aksinya, mereka membakar bendera PDIP di Jalan Cikini Raya, Menteng, Jakarta Pusat.

Djarot menegaskan pelaporan PDIP atas Rocky Gerung dalam koridor hukum. Sehingga patut dipertanyakan maksud aksi pembakaran bendera PDIP tersebut. Dia mengatakan semua pihak harus menjaga agar suasana kondusif menjelang pesta demokrasi 2024.

"Mari kita bangun suasana yang kondusif di dalam berproses menghadapi pemilu di tahun 2024 ini karena peningkatan demokrasi di indonesia termasuk di dalam mengekspresikan segala hal sesuai dengan kehendak rakyat itu menunjukkan bagian dari peradaban bangsa di dalam menunjukkan kepada dunia bahwa kita betul-betul negara yang mampu berdemokrasi," ucap Djarot.

"Kejadian itu sangat tidak patut. Pembakaran bendera Partai itu menimbulkan sangat mengganggu. Sehingga akan diproses melalui jalur hukum," tandasnya.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore