Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 9 Juli 2026 | 00.21 WIB

Melaju ke 8 Besar Piala Dunia 2026, Skuad Swedia Tak Gentar Hadapi Spanyol

Pemain belakang Tim Nasional Swiss, Manuel Akanji, memberikan keterangan kepada media dalam sesi konferensi pers resmi FIFA World Cup 2026 yang berlangsung di Stadion BC Place, Vancouver, Kanada (7/7/2026). ANTARA/Arif Prada - Image

Pemain belakang Tim Nasional Swiss, Manuel Akanji, memberikan keterangan kepada media dalam sesi konferensi pers resmi FIFA World Cup 2026 yang berlangsung di Stadion BC Place, Vancouver, Kanada (7/7/2026). ANTARA/Arif Prada

JawaPos.com - Bek Tim Nasional Swiss Manuel Akanji menegaskan timnya siap menghadapi juara bertahan Argentina pada babak perempat final Piala Dunia 2026 setelah melewati laga dramatis melawan Kolombia.

“Bermain melawan juara bertahan Argentina, saya pikir tidak ada tantangan yang lebih besar. Setiap babak berikutnya semakin sulit, tetapi saya pikir kami siap menghadapi tantangan itu,” kata Akanji seusai pertandingan.

Swiss memastikan tiket ke delapan besar setelah mengalahkan Kolombia melalui drama adu penalti pada babak 16 besar. Pertandingan berlangsung ketat hingga 120 menit tanpa gol, sebelum Swiss keluar sebagai pemenang dalam adu tos-tosan.

Akanji menjadi salah satu pemain yang mengalami tekanan besar setelah gagal mengeksekusi penalti untuk Swiss. Ia mengaku keputusan yang berubah sesaat sebelum tendangan menjadi penyebab kegagalannya.

“Saya mengubah keputusan di detik terakhir. Saya sebenarnya ingin menendang ke kiri atas. Saya sudah membayangkan bola itu masuk beberapa kali, tetapi seperti yang Anda tahu, hal seperti itu tidak berjalan dengan baik,” ujar Akanji.

Pemain Inter Milan itu mengakui situasi tersebut menjadi salah satu momen tersulit baginya. Namun, ia memilih memberikan apresiasi kepada rekan-rekannya yang tetap tampil tenang dan berhasil menyelesaikan tugas dari titik putih.

“Itu adalah penalti yang sulit bagi saya. Saya memberikan pujian kepada pemain lainnya karena mereka mampu melakukan tugas mereka dengan sangat baik,” katanya.

Menurut Akanji, adu penalti bukan hanya soal kemampuan teknis, tetapi juga kekuatan mental pemain. Ia menyebut Swiss sudah mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan pertandingan ditentukan lewat penalti.

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore