
Thomas Tuchel merasa terganggu dengan fotografer saat lagu kebangsaan berkumandang. (X/@MickyJnr__)
JawaPos.com - Pekerjaan Thomas Tuchel sebagai pelatih tim nasional Inggris memang tidak pernah mudah.
Bahkan sebelum turnamen besar dimulai, pelatih asal Jerman itu sudah berada di bawah sorotan tajam media dan para pendukung.
Setiap keputusan yang diambil, mulai dari pemilihan pemain hingga strategi pertandingan, selalu menjadi bahan perdebatan.
Sejak mengumumkan skuadnya, Tuchel memilih untuk meninggalkan beberapa nama yang selama ini cukup populer di kalangan publik.
Sebagai gantinya, ia memberikan kesempatan kepada pemain yang dinilai paling sesuai dengan kebutuhan taktik yang ingin diterapkannya.
Keputusan tersebut sempat memunculkan kritik karena dianggap mengabaikan pemain yang lebih berpengalaman.
Namun, Tuchel tampaknya tidak ingin terpengaruh oleh tekanan dari luar. Ia tetap berpegang pada rencana yang telah disusun bersama staf pelatih.
Baginya, kebutuhan tim lebih penting dibanding mengikuti opini publik atau memenuhi ekspektasi media.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Valencia vs Real Betis di Liga Spanyol: Tuan Rumah Kesulitan Menang!
Robot Humanoid Tiongkok Kalahkan Rekor Lari Usain Bolt, Lalu Terbakar
Prediksi Skor Bodo/Glimt vs NEC Nijmegen di Kualifikasi Liga Champions: Tuan Rumah Menang!
Prediksi Skor LASK Linz vs Celtic di Kualifikasi Liga Champions: Kans Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Sabah vs Hapoel Be'er Sheva di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
Prediksi Skor Rapid Vienna vs Hearts: Tuan Rumah Terancam Tumbang di Liga Konferensi Eropa
Prediksi Skor Viking FK vs Dinamo Zagreb: Purgeri Diprediksi Menang Tipis di Norwegia!
Prediksi Skor AEK Athens vs Levski Sofia di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027: Tuan Rumah Menang!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
