
Hong Myung-bo (Arise News)
JawaPos.com - Kegagalan Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2026 memicu gelombang kritik besar dari publik.
Sasaran utama kemarahan bukan hanya hasil di lapangan, tetapi juga pelatih Hong Myung-bo dan Federasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) yang dinilai bertanggung jawab atas merosotnya prestasi tim.
Bagi masyarakat Korea Selatan, kekecewaan ini bukan muncul secara tiba-tiba. Kritik terhadap Hong Myung-bo sudah berkembang sejak dirinya kembali dipercaya menangani tim nasional pada 2024.
Baca Juga:Gagal di Piala Dunia 2026, Korea Selatan Tunjuk Park Ji-sung Pimpin Komite Reformasi Sepak Bola
Proses penunjukannya saat itu dianggap kurang transparan dan memunculkan tudingan adanya kedekatan dengan petinggi KFA.
Presiden KFA, Chong Mong-gyu, juga menjadi sorotan. Sejumlah pendukung menilai federasi terlalu tertutup dalam mengambil keputusan penting dan tidak cukup mendengarkan aspirasi publik maupun pemerhati sepak bola.
Padahal, Korea Selatan datang ke Piala Dunia 2026 dengan modal yang sangat menjanjikan. Skuad Taeguk Warriors diperkuat banyak pemain yang tampil reguler di kompetisi elite Eropa.
Baca Juga:Dihujani Kritik usai Piala Dunia 2026, Hong Myung-bo Tinggalkan Korea Selatan Menuju Amerika Serikat
Kondisi tersebut membuat harapan suporter melambung tinggi untuk melihat tim melangkah jauh di turnamen.
Namun kenyataan berbicara berbeda. Korea Selatan gagal lolos dari fase grup. Penampilan tim dinilai tidak mencerminkan kualitas para pemain yang dimiliki.
Strategi Hong Myung-bo dianggap terlalu konservatif, minim variasi, dan kurang mampu memaksimalkan potensi skuad yang sedang memasuki masa emas.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Pemerintah Bakal Menata Guru, PGRI Sebut Ada Harapan Baru bagi Pendidikan Indonesia
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Ipswich vs Sunderland: The Black Cats Berpeluang Curi Poin di Portman Road
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Ribuan Ojol Hadiri Kopdar Kebangsaan Jaga Jakarta, Ada Perpanjangan SIM Gratis
