
RD Kongo memburu kemenangan atas Uzbekistan pada laga terakhir Grup K Piala Dunia 2026 demi menjaga peluang lolos ke babak 32 besar. (Instagram @fecofadrc)
JawaPos.com - Inggris kembali akan menghadapi tim yang kemungkinan besar memasang lima bek, seperti yang dilakukan Ghana dan Panama pada fase grup Piala Dunia 2026, dikutip dari ANTARA.
Namun, Three Lions kini telah belajar dari pengalaman. Setelah ditahan imbang 0-0 oleh Ghana yang bermain dengan formasi 5-4-1, mereka mampu memecahkan kebuntuan dengan mengalahkan Panama 2-0, yang juga menerapkan pola serupa, pada laga terakhir Grup L.
Pengalaman itu memberi Thomas Tuchel formula untuk membongkar pertahanan rapat saat Inggris menghadapi Republik Demokratik Kongo pada babak 32 besar di Atlanta Stadium, Georgia, Amerika Serikat, Rabu (1/7) pukul 23.00 WIB.
Kongo memasang empat bek ketika menghadapi Uzbekistan yang lebih lemah dari mereka, dalam pola 4-4-2. Hasilnya, mereka menang 3-1.
Namun, saat menghadapi Portugal dan Kolombia yang secara kualitas berada di atas mereka, Kongo justru memasang lima bek dengan pendekatan yang lebih progresif. Mereka tidak bertahan sedalam Ghana karena tetap menyisakan dua penyerang untuk memaksimalkan dua senjata paling eksplosif mereka, Yoane Wissa dan Cédric Bakambu.
Tim asuhan Sebastien Desabre itu akan kembali ke setelan awal 5-3-2 seperti saat membuat frustrasi Portugal dan hampir melakukan hal serupa kepada Kolombia.
Pilihan itu sangat masuk akal bagi Chancel Mbemba cs. Namun, mereka juga sadar tidak bisa hanya bermain dengan mentalitas menghindari kekalahan. Jika laga berlanjut hingga adu penalti, Inggris memiliki pengalaman dan rekam jejak yang jauh lebih baik dibandingkan Kongo, yang baru pertama kali tampil di fase gugur Piala Dunia.
Kalaupun Desabre tetap memasang lima bek, Tuchel sudah tahu bagaimana cara membongkar pertahanan rapat yang dibentengi lima bek.
Tuchel bisa melakukan hal itu setelah merombak trio gelandang serang di belakang ujung tombak Harry Kane, dari biasanya terdiri dari Anthony Gordon, Jude Bellingham, dan Noni Madueke, menjadi berkomposisi Marcus Rashford, Morgan Rogers, dan Bukayo Saka.

Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor Pantai Gading vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Misi Erling Haaland Pulangkan Wakil Afrika
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Sejarah! Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026 Hancurkan Korea Selatan 3-0
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di 32 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Pembuktian Tuan Rumah!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Marquinhos Akui Samurai Biru Sedang Percaya Diri
Prediksi Susunan Pemain Timnas Norwegia vs Pantai Gading di 32 Besar Piala Dunia 2026: Sudah Lakukan Rotasi, Martin Odegaard Siap Menan
Pakai Tas Mewah, Tiga Pengasuh Anak-anak Raffi Ahmad-Nagita Slavina Sedang Asik Liburan Jadi Sorotan
Prediksi Skor Belanda vs Maroko di Piala Dunia 2026: Oranje Dijagokan Menang Tipis Kontra Singa Atlas
