
Kapten timnas Brasil Marquinhos. (Dok. Marquinhos)
JawaPos.com - Marquinhos mengakui Jepang sedang percaya diri jelang melawan timnas Brasil. Laga babak 32 besar di Piala Dunia 2026 tersebut dimainkan di NRG Stadium, Selasa (30/6) pukul 00.00 WIB.
Kapten timnas Brasil itu mengatakan, Jepang sudah mengalami banyak perubahan di sepak bola. Menurut Marquinhos, sepak bola saat ini sudah merata karena banyak tim-tim kecil mengalahkan tim besar di Piala Dunia 2026.
"Saya sangat menghormati lawan kami, tetapi saya lebih menghormati kerja keras kami, timnas Brasil, dan sejarah kami. Sepak bola semakin merata, bahkan kita telah melihat tim-tim besar kalah dari tim-tim yang tidak berada di level yang sama di Piala Dunia. Piala Dunia Antarklub juga merupakan contoh bagaimana sepak bola telah berevolusi," kata Marquinhos saat jumpa pers jelang lawan Jepang yang dikutip dari ESPN, Senin (29/6).
Performa Jepang di babak penyisihan grup diakui sangat baik oleh Marquinhos. Bek PSG tersebut melihat lawannya tersebut juga punya kepercayaan diri tinggi.
"Jadi, tidak tepat untuk tidak menghormati tim Jepang, karena mereka telah menunjukkan bahwa mereka layak dan memainkan pertandingan hebat di babak penyisihan grup. Mereka tiba di Piala Dunia mungkin dengan kepercayaan diri yang lebih tinggi daripada kami, yang mengalami tahun-tahun penuh gejolak di dalam dan di luar lapangan, tetapi kami berhasil meningkatkan atmosfer dan energi tersebut," ujar Marquinhos.
Untuk menghadapi Jepang, Marquinhos menegaskan bahwa timnas Brasil sudah siap meski laga akan berjalan sulit. Bek 32 tahun itu memastikan timnya punya kepercayaan diri tinggi.
"Kami memasuki pertandingan ini dengan kepercayaan diri yang lebih tinggi daripada saat kompetisi dimulai. Kami datang dengan sangat percaya diri; ini akan menjadi pertandingan yang sangat sulit, tetapi kami siap menghadapinya," ucap Marquinhos.
Di sisi lain, pujian diberikan Marquinhos kepada Carlo Ancelotti. Pelatih asal Italia tersebut memiliki kemampuan untuk meningkatkan kemampuan pemainnya.
"Tim ini berkembang, meningkat, semakin kompak, dan hari ini semakin saling memahami. Kami mendengar bahwa kami kekurangan energi, kurang motivasi, dan harus memberikan lebih banyak. Selalu ada komitmen, tetapi kami tidak kompak. Dia adalah pelatih yang sangat cerdas dan tahu bagaimana meningkatkan kemampuan pemain yang dimilikinya. Dengan lebih kompak dan posisi yang lebih baik, semua orang di lapangan akan meningkat," tandas Marquinhos.

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Skor Belanda vs Maroko di Piala Dunia 2026: Oranje Dijagokan Menang Tipis Kontra Singa Atlas
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Sejarah! Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026 Hancurkan Korea Selatan 3-0
Pakai Tas Mewah, Tiga Pengasuh Anak-anak Raffi Ahmad-Nagita Slavina Sedang Asik Liburan Jadi Sorotan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Marquinhos Akui Samurai Biru Sedang Percaya Diri
Start P7 di Sirkuit Assen! Veda Ega Pratama Bongkar Penyebab Crash di Practice Moto3 Belanda 2026
