Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 16 Juni 2026 | 18.47 WIB

Qatar Tantang FIFA! Buntut Gagal Menang Kontra Swiss, Akibat Gangguan Teknis di Piala Dunia 2026

Kiper Qatar Mahmoud Abunada melakukan penyelamatan penting saat menghadapi gempuran Swiss dalam laga Grup B Piala Dunia 2026 di San Francisco. (QFA) - Image

Kiper Qatar Mahmoud Abunada melakukan penyelamatan penting saat menghadapi gempuran Swiss dalam laga Grup B Piala Dunia 2026 di San Francisco. (QFA)

JawaPos.com - Sial benar-benar nasib Qatar. Mereka gagal meraih kemenangan pertama di Piala Dunia akibat adanya gangguan teknis. Bagaimana bisa? Semua bermula ketika Qatar menghadapi Swiss di Stadion Stadion San Francisco Bay Arena, Santa Clara, Amerika Serikat (AS), Minggu (16/6) dini hari.

Petaka dimulai pada menit ke-14.  Gelandang Swiss Remo Freuler dijatuhkan oleh kiper Qatar, M. Abunada di kotak penalti.   Wasit langsung menunjuk titik putih. Eksekusi Breel Embolo sukses menggetarkan gawang Qatar. Masalahnya, dari tayangan ulang, Freuler tampak dalam posisi offside sebelum dilanggar oleh M. Abunada.

Apes bagi Qatar, tidak ada review garis offside yang dilakukan. Wasit hanya mereview momen pelanggarannya saja. Dalam situs resminya, FIFA melakukan klarifikasi. Mereka menyebut itu akibat gangguan teknis singkat.

"Selama pertandingan Qatar vs Swiss di San Francisco Bay Arena, gangguan teknis singkat mencegah grafik animasi onside dihasilkan sebelum penalti pada menit ke-14," tulis FIFA dalam pernyataan resminya. Meski begitu, FIFA tetap ngeyel penalti itu  sebagai gol yang sah.

"Garis-garis yang digunakan oleh VAR untuk memeriksa posisi pemain bersangkutan (Freuler), tidak menunjukkan pemain berada dalam posisi offside," lanjut pernyataan tersebut. Memang, Qatar akhirnya berhasil menyamakan skor lewat gol bunuh diri Miro Muheim di menit 90+4'.

Tapi, gangguan teknis itu dikecam oleh legenda Manchester United, Gary Neville. Dia bahkan menyebut FIFA sebagai diktaktor.

"Mengapa FIFA tidak menunjukkannya kepada kita? Para fans sudah mulai tidak percaya pada FIFA dan teknologi," kata Neville saat menjadi komentator di ITV seperti dikutip dari The Sun.

Dia bahkan menantang FIFA untuk membuktikan. "Ada pertanyaan besar tentang gol itu, karena menurut saya pemain tersebut dalam posisi offside, tentu sampai FIFA bisa membuktikan hal sebaliknya," tegas Neville. 

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore