Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 16 Juni 2026 | 22.17 WIB

Jurgen Klopp Kritik Piala Dunia 2026, Anggap Water Break Hanya untuk Kepentingan Sponsor

Jurgen Klopp. (Istimewa) - Image

Jurgen Klopp. (Istimewa)

JawaPos.com - Regulasi water break mulai berlaku di Piala Dunia 2026.  Regulasi ini dikritisi oleh Jurgen Klopp. Mantan pelatih Liverpool FC itu. Menurutnya, alasan FIFA untuk 'melindungi' pemain dari suhu panas yang saat ini melanda Amerika Utara adalah alasan yang basi.

Klopp menilai, aturan water break itu tidak menambah hal positif apapun dalam sepak bola. ''Sepak bola sedang disandera oleh para eksekutif yang berdiam di kantor ber-AC,'' kata Klopp dikutip dari L’Equipe.

Menurutnya, water break alias istirahat minum di tengah pertandingan adalah alasan FIFA untuk memunculkan sponsor. Untuk kepentingan pengiklan, bukan pemain di dalam pertandingan.

''Pertandingan Piala Dunia seharusnya mengalir seperti sungai. Sebaliknya, kita membangun bendungan tepat di tengahnya sehingga iklan dapat melewatinya,'' tegasnya. 

Dia tidak nyaman melihat serunya pertandingan sepak bola harus terhenti hanya untuk 'istirahat minum'.  Lalu, menghentikan proses permainan yang sudah dibangun hanya karena ingin memasukkan iklan di dalam pertandingan.

''Saya tidak bisa tidak bertanya-tanya, siapa sebenarnya yang diuntungkan oleh Piala Dunia? Para penggemar? Para pemain? Atau para pengiklan?,'' ungkapnya. 

Menurut pelatih berusia 58 tahun itu, water break sangat berbahaya untuk sepak bola. Bisa menghilangkan semangat yang ada di dalamnya. ''Sepak bola dulunya adalah acara utama, tetapi sekarang berisiko menjadi musik latar untuk tontonan iklan,'' paparnya. 

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore