Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 16 Juni 2026 | 20.05 WIB

Prediksi Lengkap Prancis vs Senegal: Upaya “Wakil Afrika” Menundukkan Wakil Afrika di Piala Dunia 2026

Mbappe (kiri) akan hadapi Mane. Prancis dan Senegal bertemu di Piala Dunia 2026. Kedua tim memiliki hubungan sejarah panjang dan banyak pemain berdarah Afrika. (Dok. DAZN/FIFA) - Image

Mbappe (kiri) akan hadapi Mane. Prancis dan Senegal bertemu di Piala Dunia 2026. Kedua tim memiliki hubungan sejarah panjang dan banyak pemain berdarah Afrika. (Dok. DAZN/FIFA)

JawaPos.com — Saat Prancis menjuarai Piala Dunia 2018, ada sindiran yang menyebut kalau “wakil Afrika” yang sebenarnya memenangi turnamen tersebut. Sebab, ketika itu, 14 dari 26 pemain Les Bleus berdarah atau keturunan dari negara-negara Afrika.

Jumlah wakil Afrika dalam skuad Prancis ketika kembali menembus final di Piala Dunia 2022 bertambah menjadi 16 pemain. Sama seperti di skuad Piala Dunia 2026.

Maklum, Prancis pernah menjajah lebih dari 20 negara di Afrika. Legasinya adalah terbentuknya kultur Francophone alias penutur bahasa Prancis yang kuat di benua tersebut.

Tak heran jika kemudian Prancis memiliki kolam bakat yang sangat besar. Apalagi, di luar Afrika, mereka masih memiliki wilayah seberang lautan mulai dari Karibia, Amerika Selatan, hingga Pasifik.

Kekuatan Keragaman

Rayan Cherki, misalnya. Gelandang serang Manchester City itu berasal dari keluarga campuran keturunan Afrika. Ayahnya blasteran Aljazair-Italia, sedangkan ibunya asli Aljazair.

“Dengan keberagaman di dalamnya, itu yang membuat Prancis lebih kuat,” kata Cherki, dilansir dari laman Ouest France.

Senegal, calon lawan mereka dini hari nanti WIB di Stadion MetLife, New Jersey, Amerika Serikat, juga termasuk salah satu bekas jajahan Prancis di Afrika. Jika Les Bleus diperkuat mayoritas pemain berdarah Afrika, Les Lions de la Teranga justru sebaliknya: sebagian besar penggawa mereka lahir di Negeri Anggur atau setidaknya bermain di Liga Prancis.

Bahkan, ada yang pernah membela timnas Prancis di level kelompok usia. Misalnya, Moussa Niakhaté. Sebelum membela Senegal pada 2023, bek tengah Olympique Lyon tersebut pernah bermain untuk Prancis U-19, U-20, dan U-23.

“Di antara kami banyak yang berpaspor ganda. Teman-teman kami pun banyak di pihak lawan,” tutur Niakhaté kepada beIN Sports.

Pada Piala Dunia 2002, saat kali pertama melawan Les Bleus di ajang terakbar sejagat tersebut, hampir semua pemain Lions de la Teranga bermain atau pernah bermain di Prancis.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore