
Timnas Jerman menang telak 7-1 atas Curaçao di Piala Dunia 2026. Pemain Jerman keturunan Kurdi Deniz Undav menjadi salah satu sorotan. (Istimewa)
JawaPos.com - Deniz Undav menjadi salah satu sorotan dalam laga timnas Jerman melawan Curaçao di Piala Dunia 2026. Meski tidak tampil sejak menit awal, penyerang berusia 30 tahun itu mampu memberikan dampak besar setelah masuk sebagai pemain pengganti.
Deniz Undav tampil efektif dan langsung mengubah jalannya pertandingan. Dia berhasil mencetak satu gol sekaligus menyumbangkan dua assist untuk membantu timnas Jerman meraih hasil positif. Kontribusi tersebut membuat namanya masuk dalam catatan statistik langka di ajang Piala Dunia.
Berdasar data yang dirilis Bleacher Report Football, pemain timnas Jerman Deniz Undav menjadi pemain pertama sejak James Rodriguez saat membela Kolombia melawan Jepang pada Piala Dunia 2014 yang mampu mencatatkan satu gol dan dua assist setelah masuk dari bangku cadangan dalam satu pertandingan.
Pencapaian tersebut semakin istimewa mengingat perjalanan hidup Undav yang tidak selalu berjalan mulus. Penyerang Jerman itu memiliki latar belakang keluarga imigran dari wilayah Viranşehir, Turki tenggara, yang dikenal sebagai daerah dengan populasi Kurdi yang besar.
Keluarga Undav bermigrasi ke Jerman pada era 1980-an. Dalam beberapa kesempatan, sang pemain mengungkapkan bahwa keluarganya meninggalkan tanah kelahiran mereka akibat konflik yang terjadi antara pemerintah Turki dan kelompok Kurdi pada masa itu.
Lahir dan besar di Jerman, Undav berkembang menjadi salah satu penyerang terbaik Bundesliga. Namun identitasnya sebagai keturunan Kurdi Yazidi juga membawa tantangan dalam perjalanan karirnya.
Dalam sebuah wawancara, Undav pernah menjelaskan bahwa dirinya tidak memiliki keinginan untuk membela tim nasional Turki. Dia memilih memperkuat Jerman, negara tempat dirinya tumbuh dan berkembang sebagai pesepak bola profesional.
Pernyataan tersebut sempat memicu berbagai reaksi di media sosial. Undav mengaku pernah menerima serangan verbal secara daring, bahkan mendapat ejekan ketika menghadapi klub-klub asal Turki dalam pertandingan level klub.
Meski demikian, dia tetap terbuka mengenai identitas dan latar belakang keluarganya. Salah satu bentuk kebanggaannya terhadap akar budaya Kurdi terlihat setiap kali merayakan gol. Undav beberapa kali melakukan tarian tradisional Kurdi sebagai selebrasi setelah mencetak gol.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
